Konferensi

Konferensi Internasional CoSCI Dorong Kolaborasi Dunia Pendidikan dengan Dunia Industri

UNAIR NEWS – Kolaborasi dunia pendidikan dan industri memang menjadi sebuah keharusan. Pasalnya, dengan kolaborasi tersebut, riset dan inovasi yang lahir dari dunia pendidikan dapat diwujudkan melalui dunia industri untuk kemudian digunakan oleh khalayak.

Guna mendukung langkah tersebut, Universitas Airlangga dengan beberapa institusi¬† menggelar “The 23rd Seminar and 12th Conggress of Indonesia Society for Biochemistry and Molecular Biology in Conjunction with The 2th International Conference”. Kegiatan yang fokus pada “Collaboration Seminar of Chemistry and Industry (CoSCI) itu dilangsungkan di Aula Garuda Mukti Kampus C UNAIR, Kamis (11/10).

Hadir mewakili rektor, Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM. Dalam sambutannya,  Prof. Djoko mengatakan bahwa pertemuan tingkat internasional itu menjadi salah satu pendorong untuk terus melahirkan inovasi bagi dunia pendidikan dan industri. Pasalnya, imbuh Prof. Djoko, dunia pendidikan dan industri harus bergandengan tangan untuk meningkatkan produk yang dibutuhkan oleh masyarakat dan pelanggan.

“Jika semua bisa berkolaborasi, maka inovasi yang luar biasa akan kita lahirkan untuk kemaslahatan umat,” tandasnya.

Tidak hanya itu, dalam acara yang akan dilangsungkan selama dua hari ke depan itu, Prof. Djoko mengimbau agar semua peserta bisa peka dengan kondisi di era milenial ini. Dalam forum diskusi nanti, imbuhnya, Prof. Djoko berharap akan ada transfer ilmu pengetahuan antara bidang riset dan praktik di dunia industri.

“Kami harap semua saling menguatkan antara publikasi, riset, dan praktik di lapangan agar bisa tercipta suatu hal yang sangat bagus,” paparnya.

Sementara itu, menambahkan pernyataan Prof. Djoko, sebagai salah satu penanggung jawab acara Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, Dra., M.Si., mengatakan bahwa konferensi internasional itu adalah kesempatan yang baik bagi pelaku di dunia akademik dan indutsri untuk bertukar pandangan. Oleh sebab itu, Prof. Nyoman berharap agar kegiatan itu bisa menjadi momen untuk berbagi dan diskusi bagi pembangunan biokimia dan biologi molekuler di Indonesia.

“Dan semoga ini bisa menjadi jembatan untuk terus berkolaborasi antara universitas dan dunia industri,” tuturnya.

Penulis: Nuri Hermawan