Fak Vokasi

Fakultas Vokasi Gelar Olimpiade, Kongres, Pameran, Hingga Konser Musik

UNAIR NEWS – Bulan Oktober ini menjadi bulan penting bagi Fakultas Vokasi Universitas Airlangga di mata nasional. Fakultas yang baru didirikan tahun 2014 itu, bekerjasama dengan Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI), menggelar acara besar bertajuk Gebyar Vokasi Nasional 2018. Rangkaian acara akan dilaksanakan 16-19 Oktober mendatang, bertempat di UNAIR.

Dimulai dari OLIVIA 3.0 (Olimpiade Vokasi Indonesia 3.0) yang terdiri dari beberapa kompetisi. Di antaranya kompetisi vlog, lomba piranti dan sistem tertanam, lomba karya tulis ilmiah (LKTI), lomba desain web, debat bahasa Inggris, kompetisi rencana bisnis, dan live cooking. Kompetisi untuk mahasiswa ini merebutkan hadiah senilai 70 juta rupiah.

Selanjutnya, Kongres V FPTVI dengan tema ‘Perguruan Tinggi Vokasi Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0’. Pembicara skala nasional hadir dalam kongres ini. Mereka adalah Menteri Koordinator Perekonomian Dr. Darmin Nasution, Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko, SIP, Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo, SH. M.Hum. Kongres akan dilaksanakan 16 Oktober di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen Kampus C UNAIR, dan dihadiri oleh pimpinan 112 perguruan tinggi vokasi se-Indonesia di luar politeknik.

Selang sehari setelahnya, konferensi internasional dengan tema Vocational Innovation and Applied Scince. Akan hadir keynote speaker Wali Kota Surabaya Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T. Konferensi internasional ini akan dihadiri dosen vokasi seluruh Indonesi, bertempat di Hotel Wyndham Surabaya, 17 Oktober.

Pada 18 Oktober pula, panitai acara mengadakan nobar film Tengkorak karya dosen vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, yang merupakan anggota FPTVI.

Selain acara tersebut, juga ada pameran produk vokasi Indonesia yang akan dilaksanakan pada 18-19 Oktober bertempat di Airlangga Conventuion Center (ACC) Kampus C UNAIR.

Sementara puncak acara, panitia bersama BEM Fakultas Vokasi mengundang guest star Yovie and Nuno. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh

Editor: Nuri Hermawan