Bank BRI
Rektor UNAIR Prof. Moh. Nasih (tiga dari kanan) dan Direktur Corporate Banking Kuswiyoto (tiga dari kiri) usai melakukan penandatanganan kerjasama. (Foto: Binti Q. Masruroh)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Bertempat di Kantor Manajemen Kampus C Universitas Airlangga, Surabaya, dilakukan penandatanganan kerjasama yang tertuang dalam naskah MoU antara UNAIR dengan PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero, Tbk pada Jumat (20/4). Penandatanganan kerja sama itu dilakukan oleh Prof. Moh. Nasih selaku Rektor UNAIR dan Kuswiyoto selaku Direktur Corporate Banking.

Kerjasama itu, khususnya, mengenai pelayanan kredit bernama Briguna Pendidikan, yakni kredit biaya pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa, baik mahasiswa di jenjang S1, S2, dan S3.

Karena khusus untuk mahasiswa, layanan kredit ini ada grace periodenya. Selama belajar atau menjalani perkuliahan, mahasiswa hanya membayar bunga sebesar 0,52 persen. Setelah bekerja, baru membayar iuran pokok.

“Untuk mahasiswa jengang S1 maksimal 50 juta, jenjang S2 dan S3 maksimal 250 juta,” ujar Kuswiyoto.

Kuswiyoto mengatakan, untuk bisa menikmati layanan kredit dari BRI, salah satu persyaratannya yaitu memiliki IPK tak kurang dari 3.00. Selain itu, sebelum mengajukan kredit, mahasiswa juga harus mengantongi surat rekomendasi dari kampus.

Kredit ini hanya dikhususkan untuk pembayaran biaya kuliah. Sementara untuk berbisnis, lanjut Kuswiyoto, BRI memiliki skema kredit tersendiri. Seperti, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Dalam kesempatan yang sama, BRI yang merupakan salah satu mitra perbankan di UNAIR, memberikan beasiswa kepada mahasiswa UNAIR. Beasiswa ini bukan hanya untuk biaya pendidikan, tapi juga untuk baiya penelitian. Total keseluruhan beasiswa itu mencapai ratusan juta rupiah.

“Kelemahan Indonesia hanya di 2 aspek, infrastruktur dan SDM. SDM kita masih belum sebagus negara tetangga. Makanya, nanti kami akan banyak membantu pendidikan untuk menyiapkan SDM supaya bisa sangat berperan. Tidak hanya dunia domestik, tapi juga global,” ujar Kuswiyoto memberikan harapan usai penandatanganan kerjasama.

“Jangan sampai orang Indonesia tidak memiliki pekerjaan layak karena tenaga ahli didatangkan dari luar negeri. Harapan saya, one day, kita mengekspor SDM berkualitas ke luar,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor UNAIR mengatakan, penandatanganan kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam memanfaatkan layanan jasa perbankan yang cepat dan terpercaya melalui BRI.

“Kerjasama ini sudah sangat kita nantikan. Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat untuk mahasiswa,” ujar rektor. (*)

Penulis: Binti Quryatul M

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone