Suasana Gathering alumni S2 Media & Komunikasi (Medkom) angkatan 2013 di lounge lantai 5 Hotel Swiss Belinn (foto: Istimewa)
ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Suasana lounge lantai 5 Hotel Swiss Belinn begitu meriah Sabtu (16/4) malam lalu. Area yang berhadapan langsung dengan kolam renang tersebut dibalut nuansa merah-hitam. Dekorasi yang dilengkapi balon-balon lucu membuat ruangan menjadi lebih hidup.

Tak kurang dari tiga puluh orang mahasiswa S2 Media & Komunikasi (Medkom) angkatan 2013 berkumpul. Memang, sebagian besar dari mereka sudah berstatus alumni. Namun, mereka tampak begitu bangga dengan almameternya: S2 Medkom Universitas Airlangga (UNAIR). Hadir di antara mereka Kaprodi S2 Medkom Dr Santi Isnaini S.Sos MM dan admin Pasca Sarjana FISIP Martino Arianto.

Gathering tersebut sengaja dibuat untuk mempererat silaturahmi antar alumni. Baik mereka yang berasal dari kelas regular maupun beasiswa Kominfo. Masing-masing terlihat akrab mengobrol dan saling berbagi. Walaupun, sudah lama berpisah karena kelulusan. Terlebih, sebagian berasal dari luar kota, bahkan luar pulau.

Acara menjadi lebih semarak dengan games dan doorprize yang disiapkan. Tak ayal, canda tawa mewarnai malam tersebut. “Kami menjadi ingat memori dulu saat belajar bersama di kampus,” kata Azza Abidatin Bettaliyah, salah satu alumni yang gemar dengan kultur religi Arab Saudi.

BACA JUGA:  Obati Kerinduan Almamater, Alumni Angkatan 1965 FK UNAIR Adakan Reuni

Malam minggu kali ini, kata dia, bakal tak terlupakan. Sebab, kekariban yang dulu pernah terjalin, terpanggil lagi ke hadapan. Mereka jadi ingat saat-saat belajar dari para dosen, presentasi di depan kelas, melaksanakan acara bedah buku Ishadi SK, Konfrensi Roundtable, ujian tesis, wisuda dan lain sebagainya. Sesekali, mereka terbahak karena teringat kejadian lucu di masa lalu.

Pertemuan tersebut juga sebagai bentuk syukuran atas terbitnya dua buku kumpulan artikel mereka awal tahun ini. Buku yang ditulis oleh tak kurang 59 akademisi, pengamat, dan pegiat media-komunikasi dari seluruh Indonesia tersebut berjudul Media dan Politik serta Komunikasi Profesional. “Alhamdulillah, buku tersebut diminati banyak kalangan. Kami sempat cetak ulang untuk memenuhi kebutuhan mereka,” papar Rizma Dewi, salah satu tim penyusun buku. (*)

Penulis: Rio F. Rachman

ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someone