Dosen FEB: Pandemi Covid-19 Menggeser Pola Perilaku Konsumtif

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi perilaku konsumen saat pandemi. (Sumber: Pikiran Rakyat)

UNAIR NEWS – Adanya Work From Home (WFH) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah dilakukan beberapa bulan terakhir terbukti menggeser pola konsumsi masyarakat.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR), Dr. Wisnu Wibowo, mengatakan bahwa adanya pergeseran perilaku saat bekerja dari rumah memberikan peluang besar untuk melihat etalase online market yang ada di berbagai platform.

Selain itu, ada pula pergeseran dalam memilih jenis barang yang dikonsumsi. Barang-barang yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat yang banyak menghabiskan waktu di rumah dan tidak mewajibkan untuk kontak langsung menjadi meningkat.

“Misalnya barang-barang kebutuhan bahan makanan frozen atau froozen food ini menjadi meningkat. Kalau sekarang produk makanan kan banyak melalui pesan antar misalnya gofood dan grab food, itu meningkat. Nah, terus permintaan terhadap kemasan makanan sehingga bisa memenuhi aspek higienis itu meningkat. Standar konsumsi terhadap barang makanan atau minuman yang memiliki standar kesehatan yang tinggi akan menjadi tren disana,” tuturnya pada Senin (6/7/20).

Ada pula pola konsumsi produk herbal untuk menjaga stamina tubuh yang semakin meningkat.  Termasuk juga produk multi vitamin dan multi suplemen lainnya.

Tidak hanya itu, dalam bidang jasa terutama dalam bidang pendidikan dan pelatihan melalui daring seperti webinar atau seminar online menjadi meningkat pesat. Pelatihan bisnis dan kewirausahaan, pengelolaan keuangan, dan pelatihan kegiatan bisnis lainnya yang dilakukan secara online juga meningkat.

“Terus misalnya peningkatan permintaan untuk yang berkaitan dengan aktivitas olahraga. Misalnya sepeda itu juga meningkat. Jadi, semua yang dibutuhkan orang untuk mengisi waktu (hobbies) selama social distancing dansaat new normal, praktis menjadi meningkat. Termasuk yang berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan kesehatan daya tahan tubuh, atau olahraga yang sehat,” ungkap dosen yang memiliki konsen pada bidang ekonomi makro tersebut.

Menurutnya, dengan adanya waktu yang relatif longgar saat di rumah, pekerjaan dapat disambi dengan aktifitas yang lain membuat kebiasaan lama kembali muncul. (*)

Penulis : Asthesia Dhea Cantika

Editor    : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu