Rektor UNAIR Mewisuda 2701 Lulusan dalam Empat Sesi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Wisuda UNAIR periode Juni 2020, secara terbatas dihadiri oleh perwakilan wisudawan terbaik dan berprestasi, di Aula Garuda Mukti Kantor Manajemen UNAIR. (Foto: PIH UNAIR)

UNAIR NEWS – Di masa pandemi ini, prosesi kelulusan atau wisuda para mahasiswa tetap berjalan meski dilakukan secara daring atau online. Universitas Airlangga untuk kali kedua menyelenggarakan wisuda asecara online yang akan berlangsung Sabtu dan Minggu besok (19-20/9/2020).

Ada sebanyak 2.701 lulusan yang akan diwisuda ke dalam empat sesi. Wisuda dilakukan secara live dan real time dari kediaman masing-masing disaksikan pula oleh orang tua wisudawan. Sehingga, meski dalam ruang yang berbeda, para wisudawan dapat berinteraksi dengan Rektor UNAIR secara langsung.

“Ada sesi pagi dan sesi siang, selama dua hari. Tiap sesi ada sekitar 600-an mahasiswa. Karena live, real time, semuanya bisa lansgung tatap muka dengan pak rektor. Sehingga tidak akan mengurangi kesakralan wisuda,” ujar Dr Hadi Subhan selaku PLT Direktur Pendidikan UNAIR.

Perihal persiapan, Hadi melanjutkan, saat ini persiapan sudah mendekati 100 persen, tinggal pelaksanaan. Prosesi secara offline hanya akan dihadiri terbatas oleh petugas wisuda, pimpinan fakutas, guru besar, beserta rektor dan wakil rektor. Prosesi secara offline tersebut akan dilaksanakan di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen UNAIR.

Tantangan Lulus saat Pandemi

Lulus studi di saat pandemi merupakan tantangan tersendiri bagi para lulusan. Utamanya bagi lulusan yang akan mencari lapangan pekerjaan. Sebab, menurut Hadi, pertumbuhan ekonomi di Indonesia saat ini sedang minus.

Sebaliknya, saat ini menjadi waktu yang tepat untuk para lulusan yang akan melanjutkan studi ke jenjang berikutnya.

“Dengan sitausi pandemi wisudawan akan ada tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang akan bekerja. Mungkin agak lebih bersabar. Bagi yang akan melanjutkan studi ini waktu yang tepat untuk studi lagi,” ujar Hadi.

Kedua, tambah Hadi, para lulusan dapat juga menambah pengetahuan dan skill melalui pelatihan. Pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui kartu pra kerja dapat menjadi salah satu alternatif sembari menunggu situasi membaik.

Sementara itu, pada wisuda daring Periode September 2020 kali ini, Rektor mewisuda sebanyak 2.701 mahasiswa yang berasal dari 14 fakultas dan satu sekolah pascasarjana. Rinciannya, 129 mahasiswa dari Fakultas Kedokteran, 5 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi, 92 mahasiswa Fakultas Hukum, 280 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 1 mahasiswa Fakultas Farmasi, 43 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan.

Sebanyak 250 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 309 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi, 26 mahasiswa Sekolah Pascasarjana, 97 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, 99 mahasiswa Fakultas Psikologi, 211 mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, 146 mahasiswa Fakultas Keperawatan, 121 mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan, dan 892 mahasiswa Fakultas Vokasi.

Di antara 2701 mahasiswa yang diwisuda, 11 di antaranya merupakan mahasiswa internasional. Mereka antara lain berasal dari Malaysia, Kenya, Zimbabwe, Nepal, The Gambia, Rwanda, Uganda, Timor Leste, dan Tukinistan. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

Binti Q. Masruroh

Binti Q. Masruroh

Alumnus Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga