image_pdfimage_print
Ilustrasi: google/image

Bahasa Sunyi

Sejak saat itu aku tak pernah berlama-lama menatap langit. Hanya sesekali mencuri waktu saat kau sudah benar-benar terlelap dalam mimpi. Dan, kau adalah yang akan berlama-lama menatap langit, dalam gelap maupun terik. Kau tak...
ilustrasi

Pemilu (Bagian II)

Kemudian, kutelateni pencarian ini dengan membuka kamus lagi. Dan untunglah, KBBI tidak setuju. Prasangkaku mungkin melampaui btas. Ia sinis menuduh pada pendapatku tadi, karena nyatanya pemilu adalah singkatan dari pemilihan umum. Bukan seperti rangkaian yang kuduga.
Ilustrasi

Pemilu (Bagian I)

Kalau bagimu kata itu belum terasa sedih, bersedihlah tapi bukan untuk sedih itu sendiri. Tapi, bersedihlah untuk merenungkan sampai hari ini, apakah sudah pantas kita tidak merasa sedih tentang diri kita sendiri ?
inspirasi data

Ibu Pertiwi dan Aku Lahir Tepat di 2030 (Part III)

Di saat itulah, Pertiwi dan Ibu mertuanya, mendapat penjelasan gamblang tentang diagnosa dokter atas penyakitnya, sekaligus kemungkinan kalau kelahiran bayinya itu akan merenggut Ibunya sendiri.
kumparan com

Ibu Pertiwi dan Aku Lahir Tepat di 2030 (Part II)

Si suami yang hanya punya simpanan sedikit, tak pelak harus menghutang ke salah seorang temannya dengan bunga yang fantastis. Padahal, si suami bilang ia mengambil hutang dari kakaknya. Tak salah, tapi nyatanya si kakak adalah penjilat yang tak kenal ampun kepada siapapun juga. Termasuk ke adiknya sendiri.
Sasbud

Ibu Pertiwi dan Aku Lahir Tepat di 2030 (Part I)

Untunglah kandungannya kuat, dan si bayi dalam kandungan itu di nyatakan baik-baik saja. Barukarena kejadian itulah ia mau diajak ke dokter. Bersama suaminya, ia pergi ke dokter kandungan di daerahnya.
Emak

Mak Surati (Bagian II)

cerita Malin Kundang itu memang kisah yang relevansinya masih bisa dikais. Narasi gubuk Desa, kehidupan orang tua. Dan dambaan kemewahan dalam pikiran si anak. Serta keacuhan seorang anak untuk sadar pada kondisi yang ada. Di bumbui dengan begitu materialistiknya dunia luar.
Emak

Mak Surati (Bagian I)

Semua harap-harap cemas tanpa siap apa yang akan terjadi. Mak Surati hanya seorang berpendidikan SD nggak tamat. Sedangkan kontaminasi masa mewabahkan prilaku tak terkendali kepada tole Bagus, anak semata wayangnya.

Di Antara Dua Sahabat (Bagian II)

Mereka kemudian menghentikan langkah. Meneduhkan pikiran, dan mendudukkan jasmani serta rohaniah agar lebih enak dalam obrolan. Keputusannya ialah duduk di teras pohon beringin lebat, sambil menggelar tikar plastik yang telah mereka beli sebelumnya dari...

Di Antara Dua Sahabat (Bagian I)

“Kita tak lagi bisa kembali ke masa itu.” Saat itu, usia mereka belum bisa dibilang matang. Sebagai sebuah tahap pendewasaan, siapapun bisa saja bertengkar pada hal sepele. “Loh, kok kamu malah pengin ke masa lalu to?” “Iya....

EDITORIAL COLOUMN