image_pdfimage_print

Adik Kecil

Burung bangau mulai kembali Sang Surya mulai menepi Diam diam sang Senja datang Tersenyum hangat obat kerinduan   Indah langit sore tak terbantahkan Penuh cerita seharian Tak adil memang tak adil Kala sang anak mulai menggigil   Rumah tak kokoh tak berbata Rumah tak hangat...
Ilustrasi

Ambang

Sepertinya semua hanya lintas melayang Mengerti akan tiada yang abadi
Foto senja

Kabar dari Seberang

Nun datang mengisi ruang Menjelma seperti malaikat yang hendak meneguk nimat Mengisi putaran waktu seakan hanya dia yang mampu mencipta tawa untukku
Ilustrasi

Rembulan

Benarkah itu sesungguhnya yang disebut perasaan cinta, sebuah gerakan molekul-molekul atom yang berhasrat menjadi senyawa dalam satu padu tiada berpisah,
ilustrasi

Pekan

Iya, sudah lebih dari hitungannya Nun pergi ke seberang sana Menjelma menjadi kisah yang hanya dalam cerita Bukan luka atau suka
ilustrasi

Memuja apa ?

Ataukah hasrat nafsumu ? ataukah hasrat nafsumu yang tiada terbendung itu, lebih menggila, mematikan dewa-dewi dunia yang menjanjikan cahaya sempurna di deretan keindahan surga nantinya.
Ilustrasi

Mentari Kosmis

Sementara di bumi yang sama, di belahan yang berbeda siang berdedang dengan kerumun keramaian, di situ pula malam sunyi tersaji menyenyakkan

Desak

Memang, terkadang desak memberi sesak Meski tak dipungkiri Desak pun terkadang memberi gerak   Pada desak aku ingin berkata Kau datang untuk menghentak Dari lelap yang manja dan tak ingin tersibak   Desak, Ingin aku merangkak Menggapaimu yang selalu berjarak Meski aku tahu Kau datang untuk...

Itu Waktu

Seperti pagi itu, Saat riuh menyibak jalanan kotaku Rintihmu mengurung asa setiap jiwa yang tengah berkelana   Seperti siang itu, Saat gaduh membungkam segala semu Teduhmu menyulap jutaan asa menjadi tabu   Seperti sore itu, Saat roda semakin liar menderai deru Dinginmu mengikat sukma...

EDITORIAL COLOUMN