UKM Bridge Siap Songsong Kejurnas Gabsi

UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa di kampus Airlangga selalu memiliki mimpi membawa nama harum almamater. Termasuk, melaui event yang diikuti. Baik di tingkat lokal, regional, nasional, bahkan internasional.

Salah satu UKM yang terus berupaya berprestasi adalah Bridge. Bila berjalan sesuai rencana, pada 20 sampai 26 Juli 2017, delegasi UKM Bridge akan mengikuti kejuaraan nasional yang digelar oleh Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi). Event ini tergolong paling bergengsi di tanah air.

Disampaikan Ketua UKM Bridge Septian Bayuaji, kejuaran nasional bisa diikuti oleh umum, perwakilan kampus, mahasiswa, dan perwakilan kabupaten/kota, ataupun provinsi. Semua tergantung dari kategori yang dipilih. Fokus kejuaraan ini bukan pada hadiah berupa uang atau materi. Namun, lebih pada peluang masuk tim nasional Bridge.

Tim nasional itu yang akan mewakili Indonesia di ajang Bridge internasional. Belum lama ini, terdapat dua delegasi UNAIR (satu mahasiswa dan satu alumnus) yang memerkuat tim nasional dan membawa predikat peringkat kedua dari pertandingan di Korsel. Mereka terpilih melalui seleksi yang diadakan sekaligus bersama kejuaraan nasional tahun sebelumnya. Jadi, mereka yang tampil menjanjikan saat kejuaraan nasional, akan langsung direkrut dan mendapatkan pemusatan latihan.

“Kami akan membawa tiga tim, delapan belas atlit,” tambah mahasiswa D4 jurusan Radiologi tersebut.

Dia mengatakan, awalnya UKM Bridge ingin membawa serta lebih banyak personel ke event yang bakal dilaksanakan di Hotel Utami Sidoarjo itu. Namun, sejumlah atlit senior tengah memersiapkan diri untuk KKN. Sedangkan sebagian yang lain, ada pula yang dipanggil oleh kabupaten/kota atau provinsi masing-masing untuk mewakili wilayah asalnya.

Yang jelas, dalam hari-hari belakangan ini, para atlit yang akan berlaga di kejuaraan nasional, terus melakukan latihan intensif. Secara umum, mereka sudah siap. Namun, tetap butuh latihan dan penguatan mental.

“Saat ini memang lagi UAS. Kami tidak memaksa para atlit untuk latihan kalau memang lagi sibuk persiapan ujian di mata kuliah yang berat. Intinya, mereka bisa menimbang dan mengaturnya sendiri,” urai dia. (*)

 




Hima MM Beri Pelatihan Pemasaran di Kampung Anak Negeri

UNAIR NEWS – Himpunan Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Airlangga (Hima MM UNAIR) memberikan bantuan dan edukasi pada anak-anak di Kampung Anak Negeri, Unit Pelaksana Teknis Dinas Sosial (UPTD), yang terletak di Jl Wonorejo 130 Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Kamis (15/6). Mereka memilih UPTD Kampung Anak Negeri karena potensi kewirausahaan yang bisa ditanamkan. Ini adalah bentuk pengabdian masyarakat sebagai bentuk penyaluran ilmu mahasiswa ke masyarakat.

Di Kampung Anak Negeri, anak-anak diajarkan untuk membuat beragam jenis keterampilan. Nah, para mahasiswa mengajari mereka, melalui para pendamping, untuk melakukan pemasaran secara online. Harapannya, langkah ini bisa meningkatkan daya jual melalui sistem online.

Hingga saat ini, Kampung Anak Negeri sudah memiliki produk sinom dan kerajinan tangan. Produk itu harus dicarikan strategi pemasarannya yang tepat. Misalnya, terkait di mana tempat yang cocok untuk dijual, pemasarannya bagaimana, penjualannya seperti apa dan lain sebagainya.

Kaprodi MM UNAIR, Dr. Gancar Candra Premananto mengatakan, UPTD Kampung Anak Negeri mengalami pengembangan fasilitas pesat, termasuk produksinya.

“Tetapi, kemampuan berwirausaha dan pemasaran produk harus lebih ditingkatkan. Sedang MM FEB UNAIR memiliki mahasiswa yang sudah berpengalaman kerja, serta ilmu kewirausahaan dan manajemen yang baik. Di aspek tersebut, kami saling menyalurkan ilmu,” ungkap dia. (*)

 




Keluarga Besar Pascasarjana FISIP Lakukan Bakti Sosial

UNAIR NEWS – Keluarga besar pascasarjana FISIP Universitas Airlangga mengadakan bakti sosial pada bulan Ramadan ini. Kegiatan ini adalah yang pertama, dan bakal dilakukan secara rutin pada bulan puasa atau momentum lainnya.

Kaur Administrasi Martino Arianto mengatakan, pihak yang terlibat dalam acara ini adalah para mahasiswa aktif dan alumni. Pelaksana kegiatan adalah mahasiswa angkatan 2016, baik S2 maupun S3. Mereka melakukan penggalangan dana untuk menggelar buka puasa bersama (bagi-bagi takjil) dan sahur on the road bersama masyarakat. Juga, melakukan bakti sosial di kampung 1001 malam, Lasem Baru, Krembangan, Surabaya.

“Ini adalah wujud apresiasi dan penggeloraan semangat kebersamaan bersama masyarakat sekitar UNAIR ataupun di Surabaya,” ungkap lelaki yang juga berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Ditambahkan pria yang biasa disapa Mas Tino ini, koordinasi dengan para alumni dilakukan melalui akun grup facebook KELUARGA BESAR PASCASARJANA FISIP-UNAIR. Juga, melalui aplikasi chatting WhatsApp. Sedangkan dengan para mahasiswa aktif, dilaksanakan oleh ketua kelas masing-masing. Tiap angkatan dilibatkan dan diberi informasi soal ini. Penggalangan dana untuk semua acara dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.

“Kami mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan para donatur kepada kami.  Semoga dapat menjadi donatur kembali di kegiatan lainnya,” ungkap Mas Tino.

Secara umum, sivitas akademika UNAIR memang terus melakukan bakti sosial maupun pengabdian masyarakat di bulan Ramadan. Segenap elemen lintas fakultas, unit, maupun jurusan, melakukan aktifitas positif di momentum yang penuh berkah kali ini. (*)




Renoviesta Mata Angin Sukses Manjakan Penonton

UNAIR NEWSEvent tahunan UKM Teater Mata Angin dihelat pada 23 Mei 2017. Gelaran bertajuk “Renoviesta” dengan tema Dialog Rasa Dalam Bingkai Cinta itu mementaskan tiga naskah pertunjukkan di Gedung Cak Durasim. Masing-masing berjudul Kisah Cinta dan Lain-Lain (disutradarai oleh Ryan Chrisharo Halim, FISIP 2016), Sumur Tanpa Dasar (Faris Imam P., Vokasi 2016), dan Pinangan (Syeka Maulana, FEB 2016).

Tak kurang dari 400 penonton dari beragam latar belakang hadir dalam acara tersebut. Selain para pecinta teater, terdapat pula para pelajar, mahasiswa, pegiat seni, dosen, dan lain sebagainya.

Kekompakan para pemain menjadi kunci sukses (Sumber: Istimewa)

Tepuk tangan meriah terdengar menggema di venue acara tatkala pertunjukkan berakhir. Mereka yang selama penampilan terlihat “khidmat” menikmati, dibuat takjub begitu para pemain menyelesaikan akting. Pengunjung merasa terhibur dan dibuat kagum.

“Para aktor dan tim inti pertunjukkan adalah mahasiswa UNAIR angkatan 2016 atau anggota baru UKM kami. Sebagai proses pengaderan sekaligus branding rutin tahunan bagi Mata Angin,” ungkap Fitri Rismayanti, ketua Teater Mata Angin. “Renoviesta kali ini berusaha memberikan pandangan cinta yang universal,” imbuhnya.    

Akting yang optimal mengundang decak kagum (Sumber: Istimewa)

Yang tak kalah menarik, selain menampilkan teater, “Renoviesta” juga dimeriahkan dengan Lyrical Dance dari UKM Orchestra.

Diharapkan, melalui acara ini, Teater Mata Angin bisa dikenal lebih luas. Sedangkan di internal anggota, terbentuk keakraban dan rasa persaudaran yang lebih dalam. Sebab, dalam sebuah aktifitas teater, kerja tim merupakan kunci utama kesuksesan.

Selama ini, Teater Mata Angin kerap ikut bersumbangsih mengharumkan nama UNAIR. Antara lain, pada 23 sampai 25 April lalu di Universitas Surabaya. Pada event regional Jawa Timur bertajuk “Festival Teater” itu, Teater Mata Angin menjadi yang terbaik setelah membawakan naskah Malam Jahanam. (*)




PIH dan TVRI Gelar Diskusi Kebangsaan

UNAIR NEWS – Pusat Informasi dan Humas (PIH) UNAIR dan TVRI menggelar diskusi umum di Warung Mbah Cokro Jalan Raya Prapen, Rabu (7/6). Diskusi kebangsaan dan kebinekaan antara dosen, mahasiswa, dan siswa SMA itu berlangsung gayeng. Diskusi yang dipandu oleh Drs. Suko Widodo, M.Si., ini mengundang narasumber dari beragam kalangan untuk berpendapat seputar permasalahan kebangsaan yang kini tengah menjadi isu yang terus bergulir di negeri ini.

Hadir sejumlah akademisi dari beberapa kampus, seperti Universitas Bhayangkara, Universitas Trunojoyo, dan Universitas Negeri Surabaya. Termasuk, dari Universitas Airlangga, antara lain, dari Departemen Komunikasi Santi Isnaini (Dr., S.Sos., MM.) dan Departemen Hubungan Internasional Joko Susanto (S.IP., M.Sc.). Acara itu menjadi lebih hidup karena diiringi alunan lagu yang rancak dari kelompok musik pengiring.




Dukungan Penuh Rekan UKM Ju-Jitsu Antar Santoso Jadi Juara

UNAIR NEWS – UKM Ju-Jitsu kembali menorehkan prestasi. Santoso, salah satu anggotanya, berhasil membawa kemenangan tatkala tampil memukau di partai pilihan kelas straw One Pride MMA pada 27 Mei lalu. Bersua wakil Han Academy Solo, Daniel Chandra, Santoso merebut sukses setelah melancarkan kuncian standing guillotine choke yang fenomenal itu.

Mahasiswa D3 Perpustakaan Semester 4 itu bertolak ke Jakarta dengan membawa panji “Airlagga Jui-Jitsu”. Dalam event berkelas nasional itu, dia bisa turut mengharumkan nama kampus Airlangga.

“Apa yang saya raih ini tak lepas dari dukungan penuh kawan-kawan UKM Ju-Jitsu dan para pelatih,” ungkap alumnus SMK Bubutan Surabaya itu.

Dalam duel yang ditayangkan Tv One tersebut, lawan Santoso sebenarnya tampil menekan saat detik pertama. Dia melancarkan pukulan dan tendangan yang bertujuan untuk merusak konsentrasi Santoso.

Namun, hal itu tak mampu memengaruhi Santoso. Sebaliknya, Santoso berhasil mencari celah dan melancarkan serangan balik sekaligus “kuncian maut”. Wasit memberhentikan pertarungan di ronde pertama menit kedua detik ke-16.

“Kemenangan ini adalah yang kedua. Bila nanti saya menang untuk ketiga kalinya, saya bisa menantang pemilik sabuk yang tentu punya rekor lebih bagus,” ungkap dia.

Santoso masih bersemangat untuk berprestasi di ring octagon. Apalagi, kawan-kawan dan keluarganya mendukung aktifitas ini. Pihak kampus juga memberi poin plus bagi mahasiswa yang dapat berprestasi di bidang non-akademik seperti ini. (*)




FPK Gelar Lomba Jurnalistik Internal

UNAIR NEWS – Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) mengadakan lomba jurnalistik di internal mahasiswa. Event ini merupakan program lanjutan dari acara pelatihan jurnalistik penulisan berita dan fotografi yang digelar di sana pada Selasa sore, 2 Mei 2017, di ruang C-401 gedung FPK.

Salah satu dosen FPK yang menjadi penanggung jawab kegiatan Annur Ahadi Abdillah mengutarakan, baik pelatihan jurnalistik maupun lomba jurnalistik bertujuan untuk memupuk semangat dan soft skill mahasiswa di bidang tulis menulis. Mereka juga dilatih untuk dapat berkomunikasi melalui tulisan. Dalam kegiatan ini, pihak fakultas menggandeng Pusat Informasi dan Humas (PIH) UNAIR.

“Kalau bisa menulis dengan baik, prestasi dan berita-berita menarik di fakultas dapat tersiar dengan bagus di tengah khalayak,” urai dia saat diwawancara Selasa (29/5), beberapa saat setelah rekap nilai lomba rampung dilakukan.

Pelatihan jurnalistik yang digelar bisa diaplikasikan secara langsung di platform online yang sudah dimiliki fakultas. Nantinya, para mahasiswa dapat menulis di sana apapun yang mereka anggap penting dan bagus. Dengan demikian, sense of belonging mahasiswa terhadap kampusnya dapat lebih terasah.

Ditambahkan Hadi, kadang kala, ada banyak berita menarik di fakultas. Namun, karena kurangnya semangat dan kemampuan untuk mengemasnya, informasi itu terlewat begitu saja. Melalui dua event yang digelar secara berurutan ini, mahasiswa diharapkan lebih termotivasi untuk berekspresi di ranah kepenulisan dan fotografi.

Adapun pemenang lomba jurnalistik, yang merupakan hasil akumulasi nilai penulisan berita dan fotografi, adalah Monica P, Naufal Shofwan Winandi, Tisa Ayu, Fatimatus Azuhro, Ardiani Putri Rahayu, dan Riza N A. Mereka masing-masing mendapat hadiah menarik dari fakultas.

Salah satu peserta pelatihan dan lomba bernama Zulkifli Ghazali menuturkan, dirinya senang mendapat wawasan baru di dunia tulis-menulis. “Mudah-mudahan bisa langsung praktek secara rutin. Ini juga bekal pengetahuan selain wawasan akademik yang saya dapatkan sehari-hari,” kata dia. (*)

 




Produk-Produk Aplikatif Dr drg Ernie Maduratna

UNAIR NEWS – Salah satu dosen kaya prestasi dari FKG UNAIR adalah Dr. Ernie Maduratna Setiawatie, drg., M.Kes., Sp.Perio. Perempuan kelahiran Malang yang biasa disapa Ernie ini telah menghasilkan banyak produk yang dipatenkan.

Produk yang telah dipatenkan itu adalah Antimicrobial Topical: Tetracycline Gel (gel tetrasiklin dari antimikroba lokal), Minocycline Mouth Wash (obat kumur untuk mencegah periodontitis), dan Periobrush (sikat gigi untuk mendeteksi dini radang gusi). Ada pula Nigela Sativa Mouth Wash (obat kumur antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan), Photosensitizer Ekstrak Moringa (sensitizer untuk terapi fotodinamik pada kasus radang gusi), Hyaluronic Acid Gel (terapi pascaoperasi pemasangan implan dan pencegahan resesi gusi), dan Periodontal Tissue Engineering (terapi gigi goyang dan dental implant).

Dia pun mengembangkan produk alami dari bahan gigi sapi yang dapat ditumbuhkan pada manusia, untuk keperluan tandur tulang atau bonegrafting. Yang jelas, produk Ernie bakal lebih aplikatif, aman, dan terjangkau dibandingkan pabrikan luar negeri.




Airlangga Aquatic Borong Medali dari Bandung

UNAIR NEWS – Delegasi UKM Airlangga Aquatic terus mengukir prestasi. Kali ini, perwakilan UNAIR ini berhasil meraih Best Men’s Nationals Runner Up di ajang Liga Mahasiswa (LIMA) Swimming Competition tingkat nasional yang diselenggarakan di Kolam Prestasi KONI Jawa Barat, Bandung, pada 8 sampai 9 mei lalu.

Mereka sukses memeroleh total 8 medal. Rinciannya, Krisna Bayu, FEB 2014, yang meraih gold medal 50 meter gaya dada, gold medal 100 meter gaya dada, silver medal 50 meter gaya bebas, seta bronze medal 100 meter gaya bebas.
Selain itu, ada juga Ghazy Asyraf C. N., FEB 2014, yang meraih silver medal 50 meter gaya dada dan silver medal 100 meter gaya dada.

Dikategori Tim, Krisna dan Ghazy bergabung dengan Dio Novandra Wibawa, FH 2014 dan Bagus Ramadhan, FH 2016. Mereka berhasil membawa pulang bronze medal estafet 4 x 100 meter gaya ganti, dan bronze medal estafer 4 x 100 meter gaya bebas.

“Kami ingin terus berprestasi. Kami ingin ikut membawa nama harum kampus,” kata Alfin Kurnia Ashari, ketua UKM Airlangga Aquatic. (*)

 




UKM Airlangga Aquatic Jadi Jawara Jatim

UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di UNAIR tak pernah henti torehkan prestasi. Gairah mereka untuk ikut mendukung program kampus menjadi 500 terbaik World Class University begitu bergelora. Tak ayal, tiap UKM berlomba untuk meraih capaian terbaik.

Seperti yang dilakukan UKM Airlangga Aquatic dalam gelaran “Ma Chung Olympiad” di Surabaya, pada 29 sampai 30 April 2017 lalu. Dalam event tingkat regional Jawa Timur tersebut, terdapat setidaknya delapan kampus. Antara lain, UNAIR, Universitas Negeri Surabaya, UPN Veteran Jawa Timur, UK Petra, Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Universitas Ma Chung. Perwakilan UNAIR berhasil meraih juara umum dengan raihan 36 medali.

“Kami latihan intensif untuk menyambut kompetisi ini selama satu setengah bulan,” papar Alfin Kurnia Ashari, ketua UKM Airlangga Aquatic.

Dia menjelaskan, kekompakan menjadi kunci utama dari kesuksesan ini. Masing-masing anggota tim saling menguatkan dan memberi semangat. Juga, terus berbagi tips and trick antar satu sama lain. “Usaha, doa, dan tawakkal. Kami juga yakin dengan tiga aspek itu,” imbuh dia.

Pihak UKM Airlangga Aquatic berharap, di masa datang akan ada lebih banyak penghargaan yang diperoleh. Dengan demikian, mereka bisa ikut membawa nama harum kampus Airlangga di tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Mereka berjanji, akan memotivasi diri untuk terus meningkatkan kualitas. (*)