AISCOMS 2021 Bahas Pentingnya Literasi dalam Masa Pandemi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Pelaksanaan AISCOMS (Airlangga International Short Course On Communication Studies) 2021 pada 21 November 2021. (Dokumentasi : Pribadi)

UNAIR NEWS – Situasi pandemi di tengah era informasi menyebabkan seseorang rentan terkena infodemik Covid-19. Akibatnya, masyarakat dapat mengalami kebingungan dan kekhawatiran yang dapat menjurus ke perilaku lain seperti panic buying.

Menyadari fenomena komunikasi tersebut, Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan AISCOMS (Airlangga International Short Course On Communication Studies) 2021 dengan tajuk “Covid-racy vs Digital Media Literacy:Their Fight toward Health and Life”.

“Banyaknya hoaks dan teori konspirasi yang menyebar mengenai Covid-19 membuat Sekjen PBB menyebutnya sebagai dangerous epidemic of misinformation,” sebut Ismail Fahmi selaku pemateri pada hari pertama pelaksanaan, tanggal 21 November 2021.

Pendiri Media Kernels tersebut juga menyebutkan bahwa salah satu cara untuk menangani disinformasi adalah dengan membanjiri internet dengan fakta yang ilmiah. “Diperlukan pemahaman yang benar mengenai info di internet. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan cekfakta.com,” tambahnya.

Selain Ismail Fahmi, acara dibawah naungan Airlangga Global Engagement (AGE) ini juga berhasil mendatangkan narasumber yang mumpuni dari bidangnya. Sebut saja Abdul Latiff Ahmad, Associate Professor dari University Kebangsaan Malaysia (UKM); Novi Kurnia, akademisi asal Universitas Gajah Mada (UGM); Anita Wahid dari Siberkreasi; IGAK Satrya Wibawa serta I Putu Surya Kusuma Beratha, akademisi dari Ilmu Komunikasi UNAIR.

Short-Course berskala internasional ini berhasil menggaet peserta dari berbagai negara. Tercatat peserta dari Malaysia, Thailand, Vietnam, Mali, dan negara lainnya turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Azhari Roif selaku ketua panitia AISCOMS 2021 berharap adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus meningkatkan wawasan terhadap materi. “Selain itu juga berharap dapat memberikan dampak kepada lingkungan sosial, yaitu melalui creative campaign yang dilakukan oleh peserta,” tutupnya. (*)

Penulis : Stefanny Elly

Editor : Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

newsunair

newsunair

https://t.me/pump_upp