Membangun Budaya Menulis Ilmiah melalui UNAIR Menulis LIPJPHKI

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
SUASANA Program UNAIR Menulis Batch 1 bersama dengan Civitas Akademika UNAIR. Foto: Youtube LIPJPHKI UNAIR
SUASANA Program UNAIR Menulis Batch 1 bersama dengan Civitas Akademika UNAIR. Foto: Youtube LIPJPHKI UNAIR

UNAIR NEWS – Lembaga Inovasi Pengembangan Jurnal, Penerbitan, dan Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI) Universitas Airlangga mengadakan program bernama UNAIR Menulis (UM) Batch I. Program tersebut itu menjadi wadah baru bagi civitas akademika Universitas Airlangga untuk menumbuhkan budaya dan kebiasaan menulis.

Disampaikan Koordinator Program Kegiatan UNAIR Menulis, Ayu Lana Nafisyah S.Pi., M.Sc. Ph.D, program UM memiliki tiga tujuan utama, yakni membangun budaya excellence dalam menulis dan mengomunikasikan hasil penelitian atau studi secara terstuktur di komunitas ilmiah, meningkatkan motivasi dan keterampilan civitas akademika UNAIR dalam menulis dan menyelesaikan naskah ilmiah, serta menjadi ‘ruang’ dalam membangun jejaring dengan memanfaatkan dukungan kelompok.

“Banyak yang masih salah persepsi kegiatan ini seperti seminar Program ini sebetulnya merupakan wadah bagi dosen maupun mahasiswa agar dapat meluangkan waktunya untuk menulis dan termotivasi,” tutur dosen yang akrab disapa Lana itu.

Program UM akan dilakukan secara berkala, yakni selama dua kali dalam satu bulan. Program tersebut tidak hanya menjadi ruang menulis. Ke depan dihadirkan pembicara dari Peneliti Terbaik UNAIR yang bertugas memberikan motivasi dan langkah-langkah terbaik dalam menyelesaikan serta menghasilkan artikel ilmiah.

“Ditambah kehadiran narasumber profesional yang merupakan Top Researcher UNAIR yang tentu akan memotivasi kita semua dengan pengalaman-pengalamannya,” imbuhnya.

Program UM terdiri atas empat sesi utama. Yakni, Pomodoro I hingga Pomodoro IV. Pada kesempatan tersebut peserta diberi waktu, masing-masing 25 menit, untuk menuliskan hal-hal mengenai artikel ilmiah yang tengah diselesaikan. Karena itu, peserta diharapkan memiliki target menulis yang telah ditetapkan.

“Setiap periode UM, peserta harus terlebih dahulu melakukan registrasi di mana peserta yang mengikuti UM minimal 4 periode. Luaran yang kami harapkan adalah peserta men-submit artikel yang ditulis masing-masing ke jurnal bereputasi Internasional,” ungkapnya

Lana, M.Sc. Ph.D, berpendapat program itu menjadikan kesempatan bagus untuk dosen dengan segala kesibukannya, maupun mahasiswa. “Jika terdapat wadah khusus seperti ini tentu mau tidak mau akan meluangkan waktu untuk menulis. Untuk mahasiswa terutama yang baru akan memulai menulis artikel ilmiah. Di kegiatan ini, memungkinkan untuk mendapat relasi yang siapa tahu nantinya bisa kolaborasi,” imbuhnya.

Selanjutnya, program UM batch I yang diikuti lebih dari 300 peserta itu dihadiri oleh berbagai kalangan, yakni dosen, mahasiswa S1/S2/S3 hingga alumni. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terbuka melalui Zoom dan live streaming Youtube pada channel LIPJPHKI. Ke depannya, program kembali dilaksanakan pada Rabu (10/3/2021) dan berakhir pada Oktober 2021. (*)

Penulis: Dimar Herfano

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR NEWS

UNAIR NEWS

Leave Reply

Close Menu