Departemen Ekonomi Syariah UNAIR Jadi Trendsetter dan Pioneer Pendirian Prodi Ekis di Indonesia

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Dosen, Pengelola Departemen Ekonomi Syariah beserta Wadek 3 dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis saat melakukan Lokakarya Evaluasi Kinerja. (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Departemen Ekonomi Syariah (Eksyar) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR), telah menjadi trendsetter dan pioneer pendirian program studi Ekonomi Islam di Indonesia. Saat ini, Departemen Ekonomi Syariah membawahi tiga program studi yaitu S1 Ekonomi Islam, S2 Sains Ekonomi Islam, dan S3 Ilmu Ekonomi Islam.

Ketua Departemen Ekonomi Syariah Dr. Sri Herianingrum, S.E., M.Si menjelaskan bahwa status pandemi Covid-19 menjadikan era digitalisasi semakin berkembang pesat. Hal tersebut menjadi tantangan bagi Departemen Ekonomi Syariah untuk mendapatkan ilmu dan praktik yang lebih up to date serta mengembangkannya.

“Dengan demikian, materi–materi yang kami ajarkan pada kurikulum akan selalu mampu menjawab tantangan-tantangan tersebut. Saat ini pun kami sedang melaksanakan Program Kampus Merdeka–Merdeka Belajar,” ungkapnya.

Dr. Ria menuturkan bahwa seluruh program studi di bawah naungan Departemen Eksyar telah terakreditasi A BAN-PT dan ABEST21.  Departemen Eksyar juga menjadi departemen terdepan dalam pengembangan ekonomi, bisnis, dan keuangan islam, khususnya dalam keuangan sosial islam (islamic social finance).

“Kami juga memiliki keunggulan dalam network,baik di dalam maupun  di luar negeri,” tuturnya.

Network Departemen Ekonomi Syariah di dalam negeri utamanya ialah dengan Puspas UNAIR, IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam), MES (Masyarakat Ekonomi Islam), FORDEBI (Forum Dosen dan Ekonomi Bisnis Islam). Sedangkan untuk network dengan luar negeri antara lain Universiti Teknologi Mara Melaka, Universiti Sain Islam Malaysia, dan Asia University Taiwan.

Setiap tahunnya, Departemen Eksyar FEB UNAIR menyelenggarakan kegiatan International Conference dan pengabdian masyarakat. Program pengabdian diselenggarakan di dua desa binaan Departemen Eksyar yaitu Desa Ploso Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri dan Desa Sugihwaras Kabupaten Nganjuk.

“Kami juga memiliki program Student dan Staff Outbound dan Inbound yaitu student exchange ASEAN. Kemudian, di level himpunan mahasiswa, ada kegiatan besar Iqtishoduna dan Ekis Goes to Desa sebagai bentuk pengenalan program studi Ekonomi Islam pada masyarakat,” tambahnya.

Pada akhir, Dr. Ria menuturkan bahwa Ekonomi Syariah FEB UNAIR telah menjadi trendsetter dan pioneer pendirian program studi Ekonomi Islam di berbagai PTN maupun PTS di seluruh Indonesia. Dr. Ria berharap Departemen Eksyar akan terus merawat dan mengembangkan value tersebut.

“Semoga Ekonomi Islam FEB UNAIR dapat menjadi prodi terbaik diantara prodi-prodi soshum lainnya di lingkup UNAIR, dan juga menjadi yang terbaik diantara prodi ekonomi Islam lainnya yang ada di seluruh perguruan tinggi di Indonesia,” tutupnya. (*)

Penulis :  Sandi Prabowo

Editor    :  Khefti Almawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu