Optimalisasi Manajemen Sampah melalui Aplikasi Mobile Eco Green Village

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh IDN Times

Sampah masih menjadi masalah serius terhadap lingkungan di Indonesia. Laju sampah di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap waktu. Menurut data Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Limbah dan Bahan Berbahaya (Dirjen PSLBS), produksi sampah meningkat 1 ton per hari dalam dua tahun terakhir ini.  Melihat angka produksi sampah yang meningkat, limbah sampah ini menunjukkan perlunya peninjauan dan penilaian kembali sistem dan prosedur pengelolaan limbah sampah yang ada.

Pemerintah saat ini sedang memperkenalkan mekanisme pengelolaan sampah konvensional dengan membuang sampah yang ada di tempat pembuangan sampah yang telah ditentukan. Namun, diperlukan inovasi berbasis sistem informasi dalam pengelolaan sampah yang lebih modern. Metode pengelolaan sampah modern didasarkan pada paradigma pemanfaatan sampah untuk digunakan kembali atau sebagai instrumen untuk menghasilkan uang.

Contoh dari kemajuan sistem pengelolaan sampah modern saat ini adalah pembangkit listrik berbasis sampah, produksi kerajinan sampah, Bank Sampah, dan masih banyak teknologi lainnya yang masih dalam tahap penelitian berkelanjutan. Berdasarkan latar belakang tesebut, maka penelitian ini dilakukan untuk untuk merancang sistem pengelolaan kebersihan yang ada di desa. 

Pendekatan yang digunakan pada studi ini adalah kualitatif eksploratori yang dilakukan di wilayah Kecamatan Banyuwangi dengan menggunakan teknik analisis triangulasi. Metode yang digunakan lebih  menekankan pada unsur pemahaman yang mendalam terhadap suatu permasalahan. Subjek penelitian ini adalah mereka yang tertarik dengan pengelolaan sampah pedesaan di Kabupaten Banyuwangi.

Hasil yang diperoleh dari studi ini berupa Ecogreen Village yang merupakan website e-commerce yang dirancang untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah dan sanitasi di Banyuwangi. Dalam operasional sistemnya, proses pengelolaan sampah dimulai saat warga merundingkan rencana pengambilan sampah yang telah dipilah dan dinegosiasikan serta disepakati dengan pengelola usaha desa atau BUMDesa.

Harga sampah yang disimpan di BUMDesa akan masuk secara otomatis melalui aplikasi dan disimpan untuk warga. Warga bisa mendapatkan keuntungan dari sistem pengelolaan limbah yang dibangun di situs web Ecogreen Village. Hasil lainnya dari penelitian ini adalah pengelolaan bank sampah tradisional sebagai tempat masyarakat membawa sampahnya ke bank sampah desa

Untuk mengenali permasalahan dan kebutuhan nasabah, bank sampah difokuskan pada hasil penelitian dengan menggunakan metode penelitian dan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara. Hasil perancangan system diharapkan dapat mengatasi dua permasalahan umum dalam proses bisnis bank sampah, yaitu mekanisme data administrasi dan kendala pengumpulan informasi terkini dari nasabah bank sampah. Fitur desain yang telah dibangun tersebut dapat menjadi pedoman dalam pembuatan website pengelolaan bank sampah. Penambahan konten edukasi digital juga dihasilkan pada aplikasi konsumen sebagai media pembelajaran untuk pengelolaan dan produksi sampah.

Penulis: A A Gde Satia Utama

Secara lebih lengkap, informasi terhadap penelitian ini dapat dilihat dan diunduh di laman: https://www.sarpublication.com/journal_details/sarjet/23/105

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu