Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu dalam Memilih Jenis MP-ASI pada Bayi Baru Lahir

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi makanan pendamping ASI (MP-ASI). (Sumber: RuangMom)

Bayi usia 0-23 bulan adalah fase yang sangat menentukan kelangsungan hidup. Periode tersebut disebut dengan periode emas kehidupan bayi. Periode emas dapat terwujud jika bayi memperoleh
asupan gizi yang sesuai dengan tumbuh kembangnya. Salah satu permasalahan nutrisi pada bayi adalah terhentinya pemberian Air Susu Ibu (ASI) dan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak tepat. Komponen MPASI yang penting adalah pada bagian jenisnya. Sebuah peneletian di Surabaya bertujuan untuk menganilis pemilihan jenis MP-ASI berdasarkan teori Health Belief Model.

Penelitian tersebut melibatkan 153 ibu yang mempunyai bayi usia 6-24 bulan. Para responden penelitan diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan tentang pengetahuan, sikap, kepercayaan, penghasilan, dukungan keluarga, dan pemilihan jenis MP-ASI untuk bayi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pengetahuan, sikap, kepercayaan, penghasilan, dan dukungan keluarga sangat mempengaruhi keputusan ibu dalam memilih jenis MP-ASI untuk bayi mereka. Dan faktor yang paling dominan pengaruhnya adalah faktor penghasilan.

Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah pengetahuan yang baik dan sikap yang positif menjadi modal utama para ibu untuk dapat memilih MPASI yang sesuai untuk bayi. Keyakinan tentang budaya dan tradisi yang dianut oleh masyarakat dan lingkungan sekitar ibu juga sangat mempengaruhi perilaku ibu dalam memilih MPASI. Pendapatan keluarga berkaitan dengan daya beli keluarga, sehingga pendapatan yang baik juga mempengaruhi pemilihan MP-ASI yang sesuai. Yang tak kalah pentingnya, dukungan keluarga yang baik menjadi faktor pendorong bagi para ibu untuk dapat memilih MPASI yang sesuai.

Temuan dalam penelitian ini berguna untuk menyusun intervensi dalam rangka meningkatkan perilaku ibu dalam pemberian MPASI dengan meningkatkan layanan pelatihan yang diberikan oleh praktisi kesehatan untuk menambah pengetahuan dan sikap tentang MPASI yang tepat baik dari segi jenis, jumlah, cara pengolahan, dan mode administrasi. Pelayanan harus terus diberikan baik kepada ibu sebagai pengasuh utama bayi maupun keluarga sebagai sistem penunjang terdekat bagi ibu.

Penulis: Retnayu Pradanie

Sumber: Factors Associated with Mothers’ Behaviors in Selecting Complementary Feeding in Surabaya, Indonesia | Pradanie | Nurse Media Journal of Nursing (undip.ac.id)

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu