Etika Berkomunikasi Digital dengan Dosen

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Infografik: Alhazimi
Infografik: Alhazimi

UNAIR NEWS – Era pandemi ini, nyaris semua aktivitas perkuliahan dilakukan secara online atau daring. Perkuliahan yang dilakukan secara daring mengakibatkan komunikasi antara mahasiswa dan dosen intens dilakukan melalui sosial media seperti WhatsApp. Namun, perlu dipahami etika dan sopan santun dalam berkomunikasi dengan dosen melalui WhatsApp.

Dr. Dewi Retno Suminar, M.Si., Psikolog, salah seorang dosen di Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Airlangga (UNAIR) menuturkan bahwa etika yang baik saat berkomunikasi melalui WhatsApp diawali dengan memperkenalkan diri, menjelaskan tujuan, dan penutup. Tidak lupa pesan ditulis menggunakan bahasa baku dan pemilihan kata yang tepat.

Berikut etika berkomunikasi dengan dosen melalui Whatsapp:

Format Chat

  1. Memperkenalkan diri
  2. Menjelaskan tujuan
  3. Penutup

Waktu
Pagi hari menjadi waktu yang baik untuk menghubungi dosen

Sikap
Mahasiswa harus berpikir positif karena kadang dosen baru bisa membalas pada malam hari.
Harus didasari oleh mahasiswa bila dosen menjawab pesan dengan singkat, bukan berarti tidak mau diganggu, melainkan mungkin sedang ada aktivitas lain.
Mengakhiri pesan tidak perlu panjang lebar, cukup yang penting-penting saja.

Baca juga versi lengkapnya:

Etika Berkomunikasi dengan Dosen Melalui WhatsApp

Infografik lainnya

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu