WUACD-AGE Gelar Webinar Inovasi Kelas Virtual Bersama Daffodil International University, Bangladesh

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana webinar Conducting Enjoyable Virtual Classes pada Kamis (28/01/2021). (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Kolaborasi internasional tiada habisnya digelar oleh Universitas Airlangga (UNAIR). Kali ini, Airlangga Global Engagement (AGE) bersama World University Association for Community Development (WUACD) mengadakan webinar internasional bertajuk Conducting Enjoyable Virtual Classes. Digelar secara virtual pada Kamis (28/01/2021), UNAIR pun bekerja sama dengan Daffodil International University, Bangladesh dan menghadirkan tiga pembicara utama.

Pada kesempatan pertama, Wakil Direktur Bidang Akademik UNAIR Yuni Sari Amalia hadir untuk menyampaikan materinya terkait strategi bagi pelajar dalam menghadapi kelas virtual. Yuni mengungkapkan bahwa salah satu masalah utama dalam e-learning adalah rendahnya fokus dan perhatian pelajar terhadap kelas.

“Maka dari itu pelajar akan sangat membutuhkan hidrasi, variasi, olahraga, serta pemulihan di sela-sela kelas virtual agar perhatian dan fokus mereka dapat terbentuk. Di sini kemudian peran brain breaks menjadi sangat penting,” jelas lulusan University of Illinois tersebut.

Yuni pun turut mencontohkan beberapa gerakan peregangan dan aktivitas sederhana yang diyakini mampu meningkatkan performa secara fisik serta fokus pelajar dalam mengikutii kelas virtual. Aktivitas tersebut secara khusus menyasar pada pengoptimalan kesehatan fisik dan psikis pelajar yang banyak mennghabiskan waktunya di depan layar.

Sementara itu Director of Students Affairs and Head, Daffodil International University Syed Mizanur Rahman dengan penuh semangat menyampaikan strategi dalam menggelar kelas virtual yang menyenangkan, khususnya bagi anak-anak.

Menurutnya, kelas virtual bagi anak-anak tidak akan efektif apabila pengajar hanya menyampaikan materi tanpa adanya inovasi lain. “Dalam menyampaikan materi, kita harus menjaga interaksi dan menggunakan benda hidup, material, serta pertunjukan. Lakukan penyampaian materi dengan semenarik mungkin diikuti dengan hiburan yang mampu menarik atensi mereka,” imbuhnya.

Pada kesempatan terakhir, Deputy Director of Human Resources Development Institute Ejaj-Ur-Rahman membagikan materi terkait gamification. Gamification sendiri menjadi strategi yang menggunakan berbagai aktivitas dan penghargaan untuk mendorong kedekatan dengan pelajar.

“Melalui gamification, pengajar dapat merancang pembelajaran yang bervariasi dan melibatkan permainan yang akan mendorong keaktifan pelajar untuk bergabung dan berpikir bersama dalam kelas virtual,” jelas dosen senior Daffodil International University tersebut.

Dalam webinar internasional via Zoom Meeting tersebut, para peserta turut diajak untuk bermain bersama secara daring melalui aplikasi Kahoot. Dari webinar yang dihadiri lebih dari 140 peserta ini, diharapkan nantinya baik pengajar maupun pengajar dapat menjalankan serta merumuskan strategi pembelajaran kelas virtual yang tepat.(*)

Penulis: Intang Arifia

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu