Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi Berpengaruh dalam Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh mimbarmaritim

Prestasi kerja karyawan yang optimal hanya dapat terjadi jika para pemimpin dalam suatu perusahaan mampu mengelola sumber daya manusianya dengan sumber daya manusia yang handal (Mosadeghrad, 2003). Pemimpin adalah individu yang memiliki kontribusi penting untuk menciptakan situasi yang kondusif dan mendukung dalam lingkungan kerja (Raelin, 2003). Setiap pemimpin unik dengan bakat yang berbeda, perusahaan perlu memiliki pemetaan bakat untuk posisi struktural yang dipilih. Talent map-ping digunakan untuk mengidentifikasi calon pemimpin yang memiliki kompetensi dan sesuai dengan budaya dan lingkungan kerja di perusahaan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja karyawan, hal ini sejalan dengan pendapat Winston (2008), Manajemen talenta sangat dibutuhkan dalam era persaingan bisnis yang semakin ketat. Tidak hanya hasil pemetaan yang dapat digunakan untuk pengembangan karyawan, tetapi juga mengidentifikasi konfigurasi sumber daya manusia di Pelabuhan Indonesia III Inc.

Gaya kepemimpinan banyak diteliti dengan hubungannya dengan prestasi kerja, yang dikenal sebagai kepemimpinan transformasional dan transaksional (Advani & Abbas, 2015; Baltaci, Kara, Tascan, & Avsali, 2012; Riaz & Haider, 2010). Kepemimpinan transformasional adalah sistem untuk mengubah dan mentransformasikan orang (Hall, Johnson, Wysocki, & Kepner, 2008). Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan (Al-Amin, 2017; Ali, Ali, Ahsan, Rahman, & Kakakhel, 2014; Mangkunegara & Miftahuddin, 2016), pada penelitian lain Almutairi ( 2016) menemukan bahwa terdapat pengaruh mediasi komitmen organisasional terhadap hubungan antara gaya kepemimpinan dalam kepemimpinan transformasional dengan kinerja karyawan. Selain itu, Advani dan Abbas (2015), Bass, Avolio, dan Jung (2003), Sundi (2015), Paracha, Qamar, Mirza, Hassan, and Waqas (2012) dan Albion dan Gagliardi (2007) serta Pastor dan Mayo (2006) , menyatakan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh efektif dalam memotivasi kinerja karyawan.

Selain itu komitmen organisasi juga menjadi variabel yang memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi kerja. Tolentino (2013) dalam penelitiannya mempelajari tentang komitmen organisasi antara administrasi dan tenaga akademik pada universitas terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen mempunyai hubungan dengan prestasi kerja sivitas akademika secara efektif dan signifikan. Serta hasil yang ditemukan oleh Ahmad, Ahmad, andShah (2010), Hettiarachchi dan Jayaeathua (2014) dalam penelitiannya. Dalam beberapa penelitian sebelumnya, variabel kepemimpinan transformasional dinyatakan mampu memberikan dampak positif pada beberapa output sumber daya manusia dalam suatu organisasi. Melalui studi ini, penjelasan dan penegasan tentang kasus ini memperkuat konsep yang ada. Dengan variabel lain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan kinerja kerja, serta objek yang diteliti Pelabuhan Indonesia III Inc., terdapat variasi yang berbeda dalam hal hasil, dimana komitmen organisasi dan kepemimpinan transformasional tidak memiliki pengaruh yang signifikan. tentang kinerja pimpinan tingkat menengah di perusahaan milik negara ini. Terakhir, penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam konteks organisasi dan juga pembahasan yang lebih umum dengan topik kepemimpinan transformasional secara teoritis dan empiris.

Berdasarkan hasil studi di Pelabuhan Indonesia III Inc. dapat mengelola kinerja karyawan melalui gaya kepemimpinan transformasional yang memiliki pengaruh besar terhadap komitmen organisasi dan kepuasan kerja karyawan. Terbentuknya kepuasan kerja dan komitmen organisasi karyawan akan membentuk kinerja terbaik karyawan Pelabuhan Indonesia III Inc. Kinerja kerja terbaik dibutuhkan oleh karyawan tingkat menengah di Pelabuhan Indonesia III Inc., yang sangat diperlukan untuk regulasi, kebijakan, dan informasi yang mengalir dari semua pekerjaan dari manajer puncak hingga manajer junior secara internal. Secara sosial, prestasi kerja yang baik dapat meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Selain itu dalam prakteknya hal ini penting untuk terus diterapkan dan dikembangkan untuk memudahkan berlangsungnya proses kegiatan ekonomi antar pengguna khususnya masyarakat pada umumnya. Kinerja yang kurang dari pegawai Pelabuhan Indonesian III Inc akan mengganggu tugas pelabuhan dalam penyediaan dan pelayanan dermaga, penumpang, gudang dan bongkar muat barang.

Penulis : Prof. Dr. Anis Eliyana, S.E., M.Si.

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2444883418300196/pdfft?md5=5f6244377cf01e50f0bf5214f0ee51c6&pid=1-s2.0-S2444883418300196-main.pdf

(Job satisfaction and organizational commitment effect in the transformational leadership towards employee performance)

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu