Supplementasi Ekstrak Daun Kelor dan Probiotik Terhadap Performans Pertumbuhan Ayam Pedaging Fase Starter

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh dream co id

Bakteri asam laktat (BAL) merupakan kelompok bakteri Probiotik yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti Antibiotic growth promoters (AGPs)  pada ternak,  untuk meningkatkan pertumbuhan, meningkatkan efisiensi pakan dan produktivitas melalui peningkatan keseimbangan mikroba dalam usus sehingga meningkatkan kesehatan host.  Beberapa penelitian menunjukkan bahwa probiotik  dapat meningkatkan growth performance pada ayam pedaging,  antara lain pada penggunaan probiotik Bifidobacterium spp, Lactobacillus acidophilus dan Lactobacillus casei, Lactobacillus casei WB 315. Probiotik memerlukan nutrisi untuk pertumbuhannya.

Untuk meningkatkan pertumbuhan probiotik, dapat ditambahkan prebiotik, yaitu bahan pakan yang tidak dapat terhidrolisis di saluran pencernaan bagian atas, yang secara selektif dapat merangsang pertumbuhan dan / atau aktivitas satu atau sejumlah bakteri di usus sehingga dapat meningkatkan kesehatan usus.  Prebiotik merupakan substrat yang dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan probiotik. Prebiotik oligosaccharides antara lain mannan-oligosaccharides (MOS) dan fructo-oligosaccharides (FOS). Oligosakarida, polisakarida dan galakto-oligosakarida memiliki fungsi penting sebagai prebiotik untuk meningkatkan kesehatan usus melalui peningkatan pertumbuhan bakteri menguntungkan. Sinbiotik adalah kombinasi dari probiotik dan prebiotik.  Studi ini meneliti efek kombinasi penggunaan ekstrak Moringa oleifera (ekstrak daun kelor/EDK) sebagai kandidat prebiotik dan probiotik yang mengandung Lactobacillus fermentum dan Lactobacillus plantarum terhadap performans pertumbuhan ayam broiler fase starter.

Perlakuan terdiri dari 1% EDK + 1% probiotik, 2% EDK + 1% probiotik dan 1% EDK + 2% probiotik, 2% EDK + 2% probiotik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata antara kontrol dan perlakuan.  Supplementasi  1% EDK +2% probiotik menghasilkan nilai berat badan badan paling tinggi. Nilai rasio konversi pakan (feed conversion ratio/FCR) yang terbaik dan nilai efisiensi pakan (feed efficiency) yang tinggi terdapat pada supplementasi 1% EDK +2% probiotik, 2% EDK +2% probiotik, 1% EDK +1% probiotik dimana menunjukkan hasil yang tidak berbeda dengan supplementasi 2% EDK +1% probiotik, sedangkan konsumsi pakan (feed consumption) terendah terdapat pada supplementasi 2% EDK +2% probiotik.  Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa supplementasi   prebiotik 1% to 2% and probiotik 1% to 2% dapat meningkatkan performance produksi pada broiler fase starter dibandingkan dengan kontrol tanpa supplementasi ekstrak daun kelor dan probiotik.

Penulis: Widya Paramita Lokapirnasari

Judul dan link artikel: Supplementation of Synbiotic Content of Moringa oleifera Extract and Lactobacillus to

Improve Growth Performance in Starter Phase Diet of Broiler Chicken 

https://www.tjnpr.org/img/manuscript_1037_11-TJNPR-2020-M283A%20Galley%20Proof.pdf

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu