Meningkatkan Komitmen Organisasi melalui Kepemimpinan Visioner dan Work Life Balance

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi work life balance. (Sumber: Shift Indonesia)

Prestasi dan keberlangsungan pekerjaan yang diraih PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk., tidak terlepas dari peran penting yang diemban oleh para karyawannya. Ada kewajiban tertentu yang harus dijalankan oleh karyawan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan disamping tentunya sejumlah hak yang harus mereka peroleh dari perusahaan. Kewajiban yang diberikan kepada karyawan hendaknya tidak dimaknai sebagai bentuk eksploitasi yang dilakukan perusahaan terhadap pekerjanya tetapi harus lebih dipahami sebagai cara untuk mendapatkan kinerja yang diberi penghargaan (gaji). Dapat disimpulkan bahwa upah akan berbanding lurus dengan kinerja yang ditunjukkan oleh karyawan dalam menjalankan kewajibannya (Azeem & Akhtar, 2014; Winkler, 2010).

Di tengah prestasi yang cukup baik yang diraih PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk., masih terdapat beberapa kelemahan yang terkadang menghambat kinerja perusahaan. Diantaranya adalah seringnya dilakukan demonstrasi oleh karyawan untuk menuntut haknya yang tidak terpenuhi. Beberapa tuntutan karyawan yang belum direalisasikan oleh manajemen antara lain perbedaan pendapat antara pekerja inti dan non inti mengenai pekerja outsourcing, KJK (Kelebihan Jam Kerja) atau lembur, penetapan usia pensiun, waktu tidak layak bagi karyawan yang terus menerus sakit, pelayanan kesehatan, santunan cuti pensiun, hak cuti bagi pegawai yang hendak menjalankan umrah, pesangon pegawai yang mengundurkan diri, kebijakan K3, dan pembubaran serikat pekerja.

Banyaknya permasalahan yang terkait dengan pemenuhan hak karyawan dapat melemahkan komitmen organisasi karyawan. Komitmen organisasi merupakan loyalitas karyawan terhadap perusahaan yang merekrutnya, yang ditandai dengan keinginan yang kuat untuk memberikan kinerja terbaik sekaligus menunjukkan keinginannya untuk mempertahankan statusnya sebagai karyawan perusahaan (Azeem & Akhtar, 2014).

Komitmen organisasi karyawan  (Organization Commitment/OC) dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu faktor yang dianggap memiliki pengaruh penting di kalangan karyawan adalah kepemimpinan visioner (Visionary Leadership/VL) dan work life balance (WLB). VL diduga memiliki pengaruh langsung terhadap OC. Selain itu, VL juga diduga mempengaruhi OC melalui WLB.

Temuan penelitian ini memiliki pengaruh yang besar dan signifikan terhadap perkembangan teori praktis. Secara teori, temuan penelitian ini semakin menegaskan pentingnya perilaku kepemimpinan visioner dalam meningkatkan komitmen organisasi karyawan. Dengan kata lain, hasil penelitian ini memperkuat hasil penelitian di bidang ini.

Di sisi lain, penelitian ini menyoroti fakta bahwa hakikat hubungan antara perilaku pemimpin dan bawahan merupakan sesuatu yang penting untuk dikaji. Dengan menemukan efek signifikan VL pada OC yang dimediasi WLB, secara praktis, penelitian ini membawa wawasan penting bagi para praktisi.

Penulis : Anis Eliyana

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

http://www.sysrevpharm.org/index.php?fulltxt=7450&fulltxtj=196&fulltxtp=196-1601925585.pdf

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu