Penggunaan Masker Perkecil Risiko Gangguan Faal Paru pada Pekerja Penggilingan Padi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Desa Bade

Proses penggilingan padi berpotensi menimbulkan polusi debu padi. Debu padi tersebut dapat terhirup oleh pekerja dan berisiko menimbulkan gangguan faal paru. Paparan debu padi yang terhirup saat bernafas dapat menimbulkan risiko terjadinya gangguan faal paru pada pekerja penggilingan padi. Sebuah penelitian dilakukan di industri kecil penggilingan padi Desa Ketapang dan Glatik, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur oleh Nurfitria dkk (2020), menyebutkan bahwa pekerja penggilingan padi dengan masa kerja lebih dari 5 tahun dan memiliki kebiasaan merokok cenderung mengalami gangguan faal paru. 

Gangguan faal paru yang ditemukan adalah retriksi dan obstruksi. Hal tersebut dikarenakan partikel debu padi yang masuk ke dalam saluran pernapasan. Pengendapan debu secara terus menerus dapat menyebabkan perubahan fibrotik pada parenkim paru sehingga elastisitas paru menurun dan menurunkan nilai kapasitas vital paksa paru serta menyebabkan gangguan paru restriktif. Selain itu, debu padi yang merupakan debu organik dapat melepaskan zat seperti histamin dan alergen yang menyebabkan obstruksi jalan napas.

Gangguan faal paru pada pekerja penggilingan padi dapat dicegah dengan penggunaan masker pada saat bekerja dan tidak merokok. Sesuai dengan penelitian Nurfitria dkk (2020) dimana pekerja penggilingan padi yang memakai masker saat bekerja cenderung memiliki status faal paru normal. Oleh karena itu penting adanya kesadaran dalam diri pekerja untuk mengurangi kebiasaan merokok dan juga patuh memakai masker ketika berada di lingkungan kerja penggilingan padi. Menciptakan lingkungan kerja yang sehat pada industri kecil penggilingan padi sangat diperlukan. Pembiasaan perilaku sehat berupa penggunaan masker dan tidak merokok dapat mencegah terjadinya gangguan faal paru pada pekerja penggilingan padi. 

Penulis: Retno Adriyani

Link jurnal terkait tulisan di atas: Determinant Factor of Pulmonary Function Impairment on Rice Mill Workers doi: http://dx.doi.org/10.20473/jkl.v12i4.2020.262-269 https://e-journal.unair.ac.id/JKL/article/view/20094/12543

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu