LIPJPHKI UNAIR Rilis TOP 210 Peneliti Terbaik Versi Google Scholar

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh LIPJPHKI

UNAIR NEWS – Lembaga Inovasi, Pengembangan Jurnal, Penerbitan dan Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI) Universitas Airlangga, merilis  TOP 210 Peneliti Terbaik UNAIR Versi Google Scholar di penghujung Tahun 2020. Mengenai hal itu, Ketua LIPJPHKI UNAIR Prof. H. Hery Purnobasuki, Drs., M.Si., Ph.D., mengatakan bahwa publikasi ilmiah di lingkungan UNAIR bergerak secara eksponensial dalam beberapa tahun terakhir.

Tidak hanya itu, Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi UNAIR itu juga menegaskan bahwa capaian-capaian tersebut perlu diapresiasi dan dikawal bersama. Pemberian penghargaan Top 210 Peneliti Terbaik versi Google Scholar, sambungnya, merupakan salah satu bentuk apresiasi dari UNAIR melalui lembaga yang ia pimpin.

“Ini adalah upaya UNAIR melalui LIPJPHKI untuk memberikan apresiasi terhadap kinerja kalangan peneliti dan akademisi dalam mendorong peningkatan publikasi dan jurnal ilmiah internasional di lingkungan UNAIR,” ujarnya.

Google Scholar, lanjutnya, sebagai salah satu pengindeks yang banyak dipakai dilingkungan di dunia akademis telah memberikan nuansa perangkingan yang perlu dicermati dan digunakan bersama. Terlebih sebagai salah satu alat ukur kinerja di lingkungan UNAIR.

“Apreasiasi Top 210 Peneliti versi Google Scholar ini diharapkan menjadi cambuk bagi para peneliti ataupun akademisi yang masuk dalam jajaran Top 210 teratas sekaligus juga menjadi penyemangat bagi semua peneliti dan akademisi UNAIR dalam menggiatkan publikasi,” jelasnya.

Pada akhir, Prof. Hery juga mengatakan bahwa tantangan terbesar yang di hadapi UNAIR adalah meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi sekaligus membangun ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan, dan memiliki dampak bagi komunitas. LIPJPHKI, tandasnya, siap untuk selalu memotivasi, memfasilitasi, dan mendorong para peneliti dan akademisi untuk lebih giat menghasilkan publikasi dan dapat menggunakan berbagai macam metriks publikasi yang ada guna keperluan perangkingan universitas.

“LIPJPHKI tidak akan berhenti sampai disini dengan berbagai macam kegiatan atau program inovatif untuk mengakselerasi semua aktivitas-aktivitas didalam publikasi yang meningkat khususnya dari sisi kualitas,” pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu