Berkenalan dengan Para K-HIMA 2021 Prodi Kampus PSDKU UNAIR Banyuwangi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Logo HMA (kanan atas), Logo B-PHA (kiri atas), Logo HIMAKUA (kanan bawah), Logo HMKH (kiri bawah). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Prgram Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Airlangga (UNAIR) di Banyuwangi terdapat empat Program Studi. Diantaranya Kesehatan Masyarakat, Pendidikan Dokter Hewan, Akuakultur dan Akutansi. Keempatnya memiliki naungan organisasi dengan Ketua Himpunan Mahasiswa (K-HIMA) yang silih berganti tiap tahunnya. Diakhir tahun ini, keempat HIMA telah memiliki K-HIMA terpilih sebagai pemegang tongkat estafet kepengurusan di tahun 2020. Berikut daftar nama K-HIMA dan wakilnya serta makna kabinet yang diusung.

B-PHA: Sherina Safitri dan M. Nur Mahyail (Pelita Cakrawala)

Melakukan pemira pertama kali, Banyuwangi Public Health Association (B-PHA) berhasil menetapkan nama Sherina dan Mahyail sebagai Ketua dan wakil pada 13 Desember 2020. Keduanya mengusung kabinet Pelita Cakrawala. Pelita singkatan Perekat Tali Silaturahmi dan secara harfiah berarti penerang, Cakrawala berarti tempat bintang.

Program kerja (Proker) unggulannya yakni forum kajian, Quality Time dan Scientific Training. Keduanya berharap kontribusi dan peran aktif mahasiswa.

“Kita sama-sama mewujudkan B-PHA lebih baik dan mengawal periode selanjutnya,” tutur Serina

HMA: Clementino Bramedsa dan Purnama Setya Putra (Synergia)

Himpunan Mahasiswa Akutansi (HMA) telah menetapkan Bramedsa dan Purnama sebagai Ketua dan Wakil HMA tanggal 18 Desember 2020. Keduanya mengusung kabinet Synergia, asal bahasa latin yang artinya Sinergis.

“Dengan nama ini diharapkan pengurus HMA maupun keluarga akutansi dapat bekerja sama menghasilkan dampak bermakna secara luas,” jelas Clementino Bramedsa.

Kepengurusan keuanya memilih fokus pada proker yang dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa agar mendapat value bermakna hingga akhir studi. Keduanya juga mengharapkan mahasiswa meningkatkan antusiasme dan gairah meski di era pandemi.

HMKH: Nur Mariyam Kusuma dan Ezanti Nur Amelia (Bramastra)

Ditetapkan tanggal 23 Desember 2020, ketua dan wakil Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HMKH), Mariyam dan Ezanti mengusung kabinet Bramastra. Bramastra berasa dari bahasa sanksekerta dan terinspirasi oleh panah ketika perang baratayudha dalam kisah mahabrata yang berarti senjata pamungkas andalan,

“Terlepas itu, Bramastra sendiri artinya berani, ramah dan percaya diri,” ungkap Mariyam

Terkait proker unggulan, keduanya memilih LKTIN, Webinar Nasional dan adopsi proker yang belum terlaksana ditahun 2020. Mereka berpesan, HMKH adalah rumah dan wadah guna meningkatkan skill keprofesian, HMKH adalah tanggungjawab bersama sehingga penting untuk ikut berpartisipasi secara aktif.

HIMAKUA: Gilang Septian dan Muhlis Fajaryanto (AKAS)

01 Januari 2021 akan dilangsungkan serah terima jabatan kepada Gilang dan Muhlis sebagai Ketua dan Wakil Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA).  Keduanya mengusung kabinet AKAS, singkatan kata Aktif, Kreatif, Aspiratif dan Solutif. Secara filosofis AKAS akronim Akar Nafas/ akar gantung tanaman mangrove dengan banyak manfaat menjaga stabilitas pesisir pantai dari abrasi, serta sebagai lingkungan pendukung perkembangan golongan ikan maupun crustacea.

Fokus kepengurusan keduanya memperkuat kualitas internal dan program kerja Aquasmart.

“Intinya program kerja bisa menstimulus mahasiswa untuk bisa produktif ditengah kondisi pandemi,” terang Gilang.

Pesannya untuk mahasiswa Akuakultur agar tetap semangat. “Mulailah dari mana kamu berada, gunakan apa yang kamu punya, lakukan apa yang kamu bisa,” tambahnya. (*)

Penulis : Rista Novianti

Editor  : Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu