Mengusung Ide Muslim Millenial Starter Pack, Rizki Alvin Raih Juara 1 Lomba Poster Nasional

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Momen saat M. Rizki Alvin Amrulloh mengikuti lomba Digital Poster Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Jakarta. (Foto : istimewa)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia kembali mencetak prestasi gemilang di kancah nasional. Kali ini, M. Rizki Alvin Amrulloh berhasil memperoleh penghargaan sebagai Juara 1 Lomba Digital Poster Competition SELEB yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

M. Rizki Alvin Amrulloh menuturkan bahwa motivasi terbesarnya dalam berprestasi adalah untuk mengembangkan diri. Dengan mengikuti kompetisi, mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta kemampuan public speaking.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR tersebut bercerita pengalamannya selama mengikuti Digital Poster Competition hingga akhirnya memperoleh Juara 1 dalam lomba tersebut.  Awalnya Alvin  sempat merasa pesimis karena melihat poster dari peserta lain.

“Tapi berkat doa dan usaha yang kuat, alhamdulillah akhirnya saya menjadi Juara 1,” tuturnya.

Alvin kemudian menjelaskan isi dari hasil karya Digital Poster yang mengusung tema Halal Lifestyle di Kalangan Milenial.  Menurutnya, Budaya Halal Lifestyle itu penting untuk diterapkan terutama bagi generasi millennial.

“Islam sendiri telah mengatur bagaimana manusia dalam bertindak. Bukan hanya terkait hal ibadah saja melainkan dalam hal muamalah juga,” jelasnya.

Dalam poster hasil karyanya, Alvin menuturkan ada lima komponen yang dapat dijadikan Muslim Millenial Starter Pack. Ialah mode fashion ramah muslim, layanan keuangan syariah, makanan halal kekinian, kosmetika halal dan muslim friendly app.

Mode fashion saat ini sedang berkembang pesat, sedangkan di sisi lain juga muslim terutama muslimah memiliki batasan-batasan mengenai tata rias dan tata busana. Jadi walaupun fashion-nya sedang trend, namun harus tetap disesuaikan dengan prinsip-prinsip seorang muslim dalam berbusana.

“Dari situlah kemudian saya menjadikan Mode Fashion Ramah Muslim sebagai komponen pertama Muslim Millenial Starter Pack,” lanjutnya.

Komponen kedua adalah layanan keuangan Syariah. Seorang muslim harus waspada terhadap layanan keuangan yang dipakainya. Hal itu karena di dalam layanan keuangan konvensional, ada hal yang dilarang oleh Allah yaitu riba.

Lebih lanjut, Alvin mengungkapkan bahwa dengan berkembangnya dunia kuliner, sering muncul makanan-makanan yang unik, enak dan menjadi tren di kalangan masyarakat. Seorang milenial muslim harus tetep waspada karena Islam secara tegas melarang umatnya untuk memakan makanan yang haram.

Seorang milenial muslim juga harus melakukan double check terhadap kandungan yang ada di kosmetik. Penggunaan kosmetik halal bukan hanya sekedar kosmetik yang aman dipakai, namun juga terbebas dari zat zat yang tidak diperbolehkan dalam Islam. Komponen terakhir, karena generasi milenial tidak bisa lepas dari gawai. Sudah seharusnya muslim milenial memiliki aplikasi yang memudahkah mereka dalam beribadah.

“Saya berharap poster ini dapat menjadi salah satu media untuk kampanye halal lifestyle bagi masyarakat, khususnya bagi kalangan milenial,” tutupnya. (*)

Penulis :  Sandi Prabowo

Editor    :  Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu