Operasi yang Efektif untuk Terapi Neurgia Trigeminal

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi trigeminal neuralgia. (Sumber: Alodokter)

Neuralgia Trigeminal (NT) adalah sebuah kondisi berupa nyeri berulang seperti tersayat pada satu sisi wajah sesuai dengan distribusi saraf trigeminal. Nyeri yang dirasakan oleh pasien NT mengakibatkan penurunan kualitas hidup karena menyulitkan pasien untuk mencuci muka, menyukur jenggot, dan menyikat gigi. Pasien cenderung hidup dalam ketakutan akan timbulnya serangan nyeri berikutnya. Akibatnya, ansietas dan depresi sering ditemukan pada pasien NT. Insiden tahunan NT sekitar 27 per 100.000orang/tahun dengan frekuensi yang lebih tinggi pada pasien antara usia 37 sampai dengan 67 tahun. Prevalensi NT lebih tinggi pada wanita dibandingkan dengan pria dengan variasi 0,03% hingga 0,3%.

Terdapat banyak pilihan terapi farmakologis dan nonfarmakologis untuk NT. Pemberian karbamazepin dan okskarbazepin hingga saat ini digunakan sebagai terapi lini pertama dalam pengobatan NT. Terapi bedah selanjutnya diperlukan jika rasa nyeri tak tertahankan masih dirasakan setelah pemberian obat atau jika pasien mengalami efek samping dari obat yang dikonsumsi. Dengan melakukan intervensi langsung pada lokasi nyeri diharapkan dapat menyembuhkan nyeri secara langsung dan permanen. Pilihan bedah yang ditawarkan berupa rhizotomi, neurektomi perifer, dekompresi mikrovaskuler, dan lain-lain.

Dekompresi Mikrovaskular (MVD) adalah terapi standar baku emas yang berhasil menunjukkan tingkat keberhasilan tertinggi. Sebuah studi telah menunjukkan bahwa pasien yang menjalani MVD mengalami penurunan yang signifikan. MVD dilakukan dengan memberikan pembatas antara saraf trigeminal dan pembuluh darah yang berjalan berdampingan. MVD dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi rangsangan mekanis dari denyut pembuluh darah sehingga nyeri yang disarakan hilang. MVD dapat menyebabkan efek samping seperti defisit saraf kranial, kebocoran CSF pasca operasi, cedera otak, dan gangguan sensoris, dan hilangnya pendengaran. Oleh karena itu, pembedahan harus dilakukan oleh tim bedah yang kompeten dan berpengalaman dalam bidang terkait.

Penulis: Elena Ghentilis Fitri Amelia, Agus Turchan, Nancy Margarita Rehatta, Hanik Badriyah Hidayati

Detail tulisan lengkap dapat dilihat: Amelia EGF, Turchan A, Rehatta NM, Hidayati HB. 2021. Numeric Rating Scale Analysis of Trigeminal Neuralgia Patients Before and After Microvascular Decompression. Malang Neurology Journal, volume 7, nomor 1

Link: https://mnj.ub.ac.id/index.php/mnj/article/view/452

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).