BEM FEB UNAIR Edukasi Masyarakat Mulyorejo Cara Penanaman Hidroponik

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana saat BEM FEB UNAIR melakukan program edukasi penanaman hidroponik kepada Warga RW 3 Mulyorejo Surabaya. (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali melakukan social action dalam rangkaian acara Economic Week 2020. Kali ini BEM FEB UNAIR melakukan program Sumbang Singgah Lingkungan di RW 3 Mulyorejo Surabaya.

Maulana Azhim Fikri selaku Ketua E-Week mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi untuk kegiatan tersebut disesuaikan dengan tujuan kegiatan lingkungan “Social Action”. Tujuan dari Sumbang Singgah Lingkungan ini ialah menerapkan penanaman hidroponik di wilayah Surabaya.

“Sehingga akhirnya kami memutuskan target lokasi dari kegiatan ini adalah daerah atau kampung-kampung di Kota Surabaya yang memang sama sekali belum menerapkan hidroponik, lalu terpilihlah RW 3 Mulyorejo,” jelasnya.

Dalam melakukan kegiatan edukasi tersebut, BEM FEB UNAIR dibantu oleh Yayasan Poristy Hidroponik, Surabaya. BEM FEB UNAIR menggandeng yayasan tersebut karena tujuan kegiatan lingkungan yang kami adakan ini sejalan dengan visi Yayasan Poristy Hidroponik yaitu membumikan hidroponik di Kota Surabaya.

Dengan diadakannya kegiatan penanaman hidroponik ini, Azhim berharap dapat menjadi sumber semangat dan dapat menumbuhkan kesadaran warga Surabaya, khususnya warga Mulyorejo RW 3 untuk menerapkan program hidroponik. Program hidroponik ini merupakan upaya pelestarian dan penghijauan lingkungan serta membantu mengatasi polusi udara.

“Hal ini dilandaskan atas pengamatan kami, mahasiswa FEB UNAIR melihat kondisi Kota Surabaya yang padat penduduk dan padat pemukiman. Sehingga hidroponik juga ini diharapkan bisa menjadi solusi penanaman karena terbatasnya lahan,” jelasnya.

Azhim menambahkan bahwa selain tujuan tersebut, dengan adanya hasil dari penanaman hidroponik yang berupa tanaman sayuran diharapkan dapat diambil manfaatnya oleh warga. Tanaman sayuran itu dapat dijadikan dikonsumsi sendiri atau diperjualbelikan.

“Secara tidak langsung, program hidroponik ini juga dapat menjalankan ekonomi di kampung tersebut,” tuturnya.

Pada akhir, Azhim berharap program penanaman hidroponik tersebut dapat dijalankan oleh warga secara konsisten. Jika program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan, maka diharapkan manfaat dari adanya penanaman hidroponik bisa didapatkan secara nyata oleh warga sekitar.

“Kami juga berharap agar kedepannya terdapat pendampingan atau pembinaan lebih lanjut oleh mahasiswa FEB UNAIR di kegiatan lingkungan “Social Action” tahun berikutnya agar program ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan,” tutupnya. (*)

Penulis :  Sandi Prabowo

Editor    :  Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu