Tim Mamagot UNAIR Sabet Juara 3 Workshop Competition di KMI Award

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

UNAIR NEWS – Awal Desember kembali sekelompok Kstaria Airlangga berhasil mengharumkan nama baik Universitas Airlangga (UNAIR) dengan menyabet Juara 3 dalam kategori Workshop Competition di KMI (Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia) Award pada Sabtu (5/12/20). Acara yang termasuk dalam rangkaian KBMI 2020 (Kegiatan bisnis Manajemen Mahasiswa Indonesia) tersebut diadakan oleh Kemendikbud Republik Indonesia (RI).

Dalam kompetisi tersebut, tim MAMAGOT mengusung pemanfaatan lalat black soldie fly (BSF) atau lalat tentara hitam sebagai budidaya untuk membantu mengurai sampah organik. Selain itu, menurut M. Fajar Faliasthiunus P., selaku ketua, ia dan tim juga mengusung sustainable kucing di masyarakat perkotaan.

“Mamagot ini berdiri sebagai kontribusi kecil kami anak muda dalam mengurangi sampah dan menciptakan lingkungan yang sustainable, menjadi lahan untuk membuka lapangan pekerjaan. Selain itu saat ini kami mencoba mengembangkan produk dari maggot seperti kitosan dan minyak maggot sebagai upaya Indonesia mandiri material,” ujar mahasiswa Fisika tersebut.

Pengolahan sampah organik dipilih karena ingin mengurangi kuota sampah organik. Tidak hanya itu, Fajar dan tim juga ingin membantu masyarakat perkotaan yang ingin berwirausaha namun terkendala minimnya lahan.

Dalam pelaksanaannya, tim menggandeng masyarakat Dusun Sukomukti, Desa Sukorejo, Kec. Bangorejo Kabupaten Banyuwangi, untuk turut serta membudidayakan BSF di rumah. Masyarakat juga turut andil memilah sampah organik yang nantinya dikumpulkan sebagai bahan pokok perkembangbiakan.

“Mamagot memiliki value yang tidak hanya untuk kegiatan bisnis saja, melainkan untuk mengurangi penumpukan sampah yang biasa terjadi di lingkungan,” tutur mahasiswa angkatan 2017 tersebut.

Baginya, dengan terfokus dalam bidang sociopreneur dapat turut andil dan juga selaras mendukung tindakan pemerintah menuju zero waste.

Usai menyabet juara, Fajar bersama tim melanjutkan usaha Manggot BSF (black soldie fly) dengan sentuhan teknologi pakan dengan membangun PT. Dengan begitu, ia berharap Mamagot dapat meraih pasar yang luas dan semakin maju ke depannya. (*)

Penulis : Asthesia Dhea Cantika

Editor : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu