ALSA LC UNAIR Berikan Edukasi Terkait Child Bullying di Yayasan Panti Asuhan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Pemberian cinderamata kepada pengurusYayasan Yatim Piatu Nurhidayatullah oleh Project Officer CLCC 2020 Patricia Yessy Davina dan Presiden ALSA LC UNAIR 2020 Syahril Gunawan. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Acara tahunan dari Asian Law Students Association (ALSA) LC UNAIR yaitu Care and Legal Coaching Clinic (CLCC) kembali hadir tahun ini. CLCC sendiri merupakan acara turunan dari ALSA Indonesia. Program ini dibagi menjadi dua kegiatan, yaitu ALSA Care dan ALSA Legal Coaching Clinic. Untuk mengetahui detail kegiatan ALSA Care ini lebih lanjut, tim kontributor memutuskan untuk mewawancarai Patricia Yessy Davina selaku Project Officer CLCC 2020 ALSA LC UNAIR pada Senin malam (7/12/2020).

Cia, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa tema CLCC 2020 yang diusung oleh ALSA Indonesia berkaitan dengan child protection, tetapi ALSA LC UNAIR lebih memfokuskan tema tersebut terhadap child bullying. Ia menambahkan bahwa alasan mengapa tim panitia ingin mengangkat isu child bullying di Indonesia adalah karena bullying sendiri merupakan hal yang masih sering terjadi di kalangan anak-anak dan mekanisme perlindungan hukum terkait bullying masih terkesan abu-abu dan jarang diketahui.

ALSA Care diadakan selama dua hari pada 3-4 Desember 2020 di Yayasan Yatim Piatu Nurhidayatullah, Surabaya. Kegiatan tersebut menurut Cia berkutat pada acara sosial dan tujuan dari ALSA Care tahun ini adalah untuk mengedukasi anak-anak yang tinggal di yayasan tersebut terkait child bullying.

“Dalam penggelaran kegiatan ini kami juga bekerjasama dengan tim Pengabdian Masyarakat dari BEM Fakultas Psikologi UNAIR. Terkait detail program ALSA Care sendiri, teman-teman dari BEM Psikologi lebih mengarahkan ke edukasi pada umumnya beserta pengisian kuesioner oleh anak-anak. Kalo dari kami, kami memberikan edukasi terkait perlindungan hukum dari child bullying itu secara sederhana lalu disertai oleh games,” tutur mahasiswa angkatan 2019 itu.

Cia mengaku bahwa pihak dari yayasan dan anak-anak menerima program ALSA Care dengan tangan terbuka dan sambutan hangat, sekalipun ditemukan sedikit kendala dalam penyampaian materi yaitu menjaga fokus dan ketertarikan anak-anaknya.

“Kami juga bisa melihat bahwa anak-anak disini dapat terbuka dan menceritakan terkait pengalaman-pengalamannya terkait bullying,” tutupnya.

Kegiatan ALSA Care dari CLCC 2020 ini disusul oleh ALSA Legal Coaching Clinic yang diadakan pada Sabtu (5/12/2020) dengan format talkshow dan mengundang perwakilan dari Balai Permasyarakatan, Pakar Psikologi Anak UNAIR Margaretha, S.Psi., P.G.Dip.Psych., M.Sc., dan influencer Brandon de Angelo.

Penulis: Pradnya Wicaksana

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu