UNAIR Tuan Rumah Rapat Koordinasi Pimpinan PTN se-Jatim 2020

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Rektor UNAIR, Prof. Nasih saat memberikan sambutan dalam Rakor Pimpinan PTN se-Jawa Timur. (Foto: Agus Irwanto)

UNAIR NEWS – Sudah menjadi agenda rutin bagi seluruh pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jawa Timur menggelar rapat koordinasi. Kali ini, Universitas Airlangga menjadi tuan rumah pertemuan yang berlangsung pada Rabu (3/12). Dilaksanakan di Aula AMERTA Kampus C UNAIR, pertemuan tersebut dikemas secara ringan dan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pada kesempatan itu, Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh. Nasih dalam sambutan pembuka mengatakan bahwa pertemuan kali ini sengaja dimuat lebih fleksibel. Mengingat, tandasnya, pandemi yang masih berlangsung dan tentu saja protokol kesehatan dalam ruang pertemuan tetap harus dilaksanakan. Pada momen tersebut, Prof. Nasih juga tidak lupa mengenalkan pejabat-pejabat baru di lingkungan UNAIR.

“Karena pada bulan-bulan lalu kami baru saja menyelesaikan proses transisi, tentu banyak pejabat baru kami yang dalam kesempatan ini perlu saya kenalkan kepada semua hadirin,” jelas Prof. Nasih sembari memperkenalkan satu per satu pejabat baru di lingkungan UNAIR.

Selanjutnya, dihadapan seluruh pimpinan PTN yang hadir, Prof. Nasih juga menyinggung esensi utama dari rapat koordinasi tersebut. Yakni, rancangan dan arah kebijakan pendidikan tinggi ke depannya di tengah pandemi. Menurutnya, sejauh ini UNAIR sangat hati-hati menetapkan proses kebijakan pendidikan, utamanya terkait pembelajaran dalam jaringan atau luar jaringan.

“Ke depan, untuk prodi yang membutuhkan praktikum, kami masih mengkaji lebih dalam dan hati-hati untuk proses pembelajaran secara luring. Namun, untuk prodi sosial humaniora, pembelajaran secara daring nampaknya masih bisa dilanjutkan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UPN Veteran Jawa Timur Prof. Fauzi dalam kesempatan itu juga mengatakan bahwa meski PTN memiliki skema kebijakan perihal pembelajaran yang akan datang, aturan dari pemerintah tetap menjadi landasan utama. Pihaknya juga menegaskan bahwa tidak ingin PTN menjadi klaster baru dari penyebaran Covid-19.

“Untuk itu, dalam menentukan kebijakan ini diperlukan masukan semua pihak. Termasuk mahasiswa,” pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu