Dr. Gancar Usung Konsep “It’s Baiti Jannati Era” Saat menjadi Pembicara di ABEST21

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Dr. Gancar Candra Premananto, SE., M.Si. saat menjadi pembicara pada acara Workshop ABEST21 atas keberhasilan MM FEB UNAIR menjalankan perkuliahan secara daring. (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Dr. Gancar Candra Premananto, SE., M.Si sebagai Koordinator Program Studi S2 Magister Manajemen berkesempatan menjadi pembicara di Workshop ABEST21 secara daring. ABEST21 (The Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow, a 21st century organization) adalah badan yang memberikan pemeringkatan akreditasi internasional dalam bidang ekonomi dan bisnis.

Output dari acara workshop tersebut adalah sebagai sarana pembelajaran antar kampus dari berbagai negara. Adapun yang dibahas ialah mengenai bagaimana dunia pendidikan tinggi menghadapi masa pandemic seperti saat ini.

“Untuk itu, ABEST21 akhirnya mengumpulkan berbagai perspektif dan menjadikan buku kompilasi semua materi dari presenter,” terang Dr. Gancar.

Ketika tiba-tiba kampus UNAIR harus mengalami lockdown, perubahan proses belajar mengajar harus menghadapi perubahan pula. Masa depan yang dianggap masih jauh untuk pembelajaran online, mendadak harus segera dilakukan agar pembelajaran di UNAIR tetap berjalan.

“Alhamdulillah, Universitas Airlangga telah mempersiapkan pembelajaran masa depan. Dengan telah adanya cyber campus, AULA, dan MOOC, UNAIR telah siap untuk menjalani masa online,” jelasnya.

Di level Fakultas, Prof. Dr. Dian Agustia, selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) mengimplementasikan pembelajaran di masa lockdown dengan berbagai cara. Dimulai dari pembentukan tim satgas e-learning, pengadaan Workshop e-learning secara intensif, pembelian paket zoom edu untuk keseluruhan kelas, pembuatan SOP e-learning dan lain-lain.

“Hal tersebut menjadikan FEB menjadi fakultas yang mampu menjalankan ujian dan pembelajaran secara online 100 persen,” ungkapnya.

Di level program studi Magister Manajemen, Dr. Gancar memanfaatkan fasilitas zoom di luar pembelajaran untuk membangun kolaborasi dengan berbagai institusi. Dengan demikian, terselenggaralah puluhan seminar dan workshop, dari skala nasional hingga internasional. MM juga mampu membuat 8 aktivitas CSR berbasis online, MOOC, e-book bahkan inovasi aplikasi digiseminar.id dan Q-Kanca.

Untuk aktivitas Quality Assurance Universitas juga telah menyediakan audit internal secara online. Dan dari hasil tersebut, MM FEB Unair mendapatkan capaian Bintang 5.

“Dari pihak eksternal, MM juga mendapat penghargaan dari SmartFM dan merk digital populer dari infobrand.id,” imbuhnya.

MM FEB Unair telah siap menghadapi masa depan yang berjalan lebih cepat dari perkiraan. Telah siap menghadapi perubahan dimana apapun dapat diakses dari rumah. Itulah masa “Baiti Jannati”, masa di mana dari rumah kita dapat mendapatkan semua kebutuhan dan keinginan kita.

Dengan menjadi bagian dari workshop tersebut, Dr. Gancar berharap dapat memberikan dampak membangun reputasi program studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR.

“Baik level prodi, level Fakultas dan level Perguruan Tinggi telah bergerak mempersiapkan masa depan sivitas akademika. Saya berharap hal ini dapat menjadi inspirasi bagi kampus lain untuk tetap kreatif produktif di masa Covid19.” Pungkasnya. (*)

Penulis :  Sandi Prabowo

Editor    :  Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu