Pengaruh Patch Gingiva Mukoadhesif dari Ekstrak Kulit Manggis terhadap Kadar MDA dan Jumlah Mikronuklei Akibat Radiasi Radiografi Panoramik

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi kulit manggis. (Sumber: Health Kompas)

Radiografi panoramik adalah teknik radiasi sinar X dosis rendah yang sering digunakan dalam kedokteran gigi untuk menentukan diagnosis, rencana perawatan, dan evaluasi hasil perawatan. Radiografi panoramic memiliki efek radiasi ionisasi yang menyebabkan pembentukan radikal bebas yang akan memicu terjadinya peroksidasi lipid yang menghasilkan malondialdehyde (MDA) yang digunakan sebagai indeks aktivitas radikal bebas tubuh. Peningkatan aktivitas radikal bebas dalam sel dapat memicu stres oksidatif dan menyebabkan kerusakan jaringan yang dapat mengganggu mitosis sel, sehingga terbentuklah mikronuklei yang merupakan biomarker penyimpangan kromosom.

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa antioksidan dapat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Kulit buah manggis (Garcinia mangostana) mengandung xanthone sebagai komponen bioaktif yang memiliki tingkat antioksidan tinggi. Penelitian ini memanfaatkan patch gingiva mukoadhesif yang mengandung ekstrak kulit buah manggis yang memfasilitasi penyerapan zat bioaktif dalam jaringan gingiva yang terpapar radiasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh patch mukoadhesif pada kulit buah manggis terhadap kadar MDA dan jumlah mikronukleus dalam jaringan gingiva akibat radiasi panoramik radiografi.

35 sampel Rattus norvegicus dibagi menjadi 7 kelompok dan diberi patch gingiva mukoadhesif. Kemudian, tikus tersebut dipaparkan dengan radiasi sinar x. Jaringan gingiva diambil untuk pemeriksaan histopatologi untuk mengetahui jumlah mikronuklei dan uji TBARS untuk kadar MDA.

Terdapat perbedaan kadar MDA dan jumlah mikronuklei antara tikus yang diberi patch gingiva mukoadhesif kulit manggis dan yang tidak diberi patch gingiva mukoadhesif kulit manggis. Patch gingiva mukoadhesif kulit manggis dapat menurunkan kadar MDA dan jumlah mikronukleus pada jaringan gingiva tikus akibat radiasi panoramik radiografi.

Penulis: Deny Saputra

Artikel lengkapnya dapat diunduh pada link berikut ini:

https://connectjournals.com/03896.2020.20.4877

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu