Analisis Tren Kematian Ibu di Kabupaten Bojonegoro

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Merdeka.com

Gambaran kesejahteraan masyarakat Indonesia dapat dilihat dari indikator Angka Kematian Ibu (AKI). Angka Kematian Ibu di Bojonegoro  masih merupakan permasalahan kesehatan. Selain disebabkan penyebab langsung dari kehamilannya, kematian ibu juga disebabkan akibat tak langsung karena tiga terlambat rujukan maternal (three delays),  yaitu: terlambat mengambil keputusan dirujuk,  terlambat mencapai fasilitas kesehatan dan terlambat mendapat pelayanan kesehatan di tempat rujukan. Keadaan ini merupakan salah satu  penyebab kenaikan kematian ibu  di Kabupaten Bojonegoro.

Salah satu peralatan statistik yang dapat digunakan untuk memperkirakan suatu kejadian yang akan datang berdasarkan data masa lalu adalah menggunakan metode tren. Metode Tren merupakan suatu variabel dengan variabel bebasnya adalah waktu dan gerakan dari deret berkala (jam, harian, bulanan, tahunan) dan cenderung menuju pada satu arah, yaitu naik mendatar maupun menurun, cenderung menuju  pada satu arah ,yaitu naik mendatar maupun menurun. Trend linier adalah suatu trend yang kenaikan dan penurunan nilai yang akan diramalkan naik atau turun secara linier. Trend quadratic adalah tren yang nilai variabel bebasnya naik atau turun secara linier atau terjadi parabola apabila datanya dibuat scatter diagram. Trend exponensial adalah sebuah tren yang nilai variabel terikatnya naik secara berlipat ganda atau tidak linier.

Menurut arsyad (2001), untuk memilih salah satu teknik peramalan yang tepat maka perlu adanya pengukuran kesalahan peramalan masing masing metode. Beberapa  ukuran ketepatan untuk memilih metode peramalan menggunakan Simpangan Rata-Rata atau Mean Absolute  Deviation (MAD) kesalahan simpangan rata-rata atau mean kuadrat  atau mean Square Deviation (MSD) dan persentase kesalahan absolut rata-rata atau Mean Absolute Persentasi Error, semakin kecil nilai kesalahan semakin akurat metode tersebut (MAPE). Data yang digunakan riset ini dalam menerapkan metode analisis tren ini adalah data sekunder yang berasal dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dari Laporan Audit Maternal Perinatal (AMP).

Riset ini  dilakukan  dengan menggunakan data sekunder  jumlah kematian  ibu dari tahun 2008-2017 selama 10 tahun di Kabupaten Bojonegoro untuk periode Januari- Desember, setiap tahun dilakukan pencatatan secara berkala setiap bulan sampai satu tahun dari tahun 2008-2017. Variabel Dependen dalam penelitian ini adalah kasus kematian Ibu (Y). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan bantuan program komputer. Tahapan dalam analisis penelitian ini adalah explorasi data tahapan analisis tren dan membandingkan nilai kesalahan terkecil antar metode analisis tren  dengan menghitung nilai MAPE,MAD,MSD.

Tahapan analisis tren ini terdiri dari beberapa tahap yaitu: (a) plotting data, dengan menggunakan diagram garis untuk  mengetahui pola jumlah kematian tiap bulan, (b) tahap penaksiran terhadap parameter dalam beberapa metode analisis tren, (c) membandingkan  nilai kesalahan antar metode analisis dengan melihat nilai MAPE, MAD, MSD, (d) tahap peramalan/penerapan dilakukan jika diperoleh nilai dan kesalahan terkecil dari metode  analisis trend yang digunakan.

Perbandingan hasil dari model trend adalah Linear Trend Model nilai MAPE 18,47; MAP 3,67; dan MSD 21,35; dari  Quadratik Trend Model nilai MAPE 14,91; MAP 2,88; dan MSD sebesar  12,01; sedangkan Growth Curve Model nilai MAPE sebesar 17,78; MAD sebesar 3,64; dan MSD 21,83.

Hasil analisis tren ke tiga tren menunjukkan bahwa model nilai MAPE terkecil adalah Quadratik Trend Model. Persamaan Trend Yang diperoleh adalah  (Yt) = 10,15+4,99t –(0,42t)2. Setelah didapatlan model terbaik dan bentuk persamaaan  akan digunakan meramalkan  jumlah kematian ibu selanjutnya. Hasil peramalan jumlah kasus kematian ibu  pada tahun 2018 menurun  sebesar 11,76% dihitung dari tahun 2017 dan pada tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 33,33% dihitung dari tahun  2018, di Kabupaten Bojonegoro.

Hasil riset ini berasumsi dengan pengembangan Metode Trend dapat  memperkirakan kenaikan maupun  penurunan kematian  Ibu, trendnya akan terjadi lonjakkan atau penurunan ditahun kedepannya dengan melihat kejadian di tahun- tahun sebelumnya,sehingga bisa digunakan sebagai langkah  dalam menetapkan kebijakan  dalam upaya penurunan Kematian Ibu.

Penulis: Mariya Ulfah, Budi Prasetyo, Lutfi Agus Salim

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: https://www.scopus.com/record/display.uri?eid=2-s2.0-85077247965&doi=10.5958%2f0976-5506.2019.03105.X&origin=inward&txGid=defc044cffec6748dabf8ed0b7eec1e7

(Analysis of maternal deaths trends in Bojonegoro, Indonesia)

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu