Mahasiswa Baru FKM Sukses Lakukan Social Project Pada Lima Panti di Lima Kota Berbeda

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Mahasiswa baru FKM ketika melaksanakan social project di panti asuhan pada Sabtu (21/11/20). (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Mahasiswa baru Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menggelar social project pada lima panti asuhan yang tersebar di lima kota berbeda. Di antaranya yakni Panti Asuhan Tahfidzul Quran Siti Winafiah (Surabaya), Panti Asuhan Suara Hati (Sidoarjo), Panti Asuhan Yatim Indonesia (Jakarta), Panti Asuhan Yatim Piatu Nairul Umroh (Bekasi) dan Panti Asuhan Mizan Amanah (Bandung).

Rafael Maranatha Gultom atau biasa dipanggil Rafael, selaku ketua kegiatan mengungkapkan bahwa social project merupakan salah satu agenda yang dilaksanakan dalam serangkaian acara event angkatan. Adapun tema yang diusung dalam acara tersebut adalah Unite with Art atau dapat diartikan bersatu dengan seni.

“Jadi sebenarnya event angkatan merupakan program tahunan dari Departemen Kesejahteraan Mahasiswa BEM FKM UNAIR,” ucapnya.

Adapun dalam social project itu, lanjut Rafael, kegiatan yang dilakukan yakni pembagian sembako berupa minyak goreng, gula, kecap, teh, sarden dan biskuit. Tidak hanya itu, mahasiswa juga memberikan sosialisasi terkait Covid-19, misalnya cara pencegahan Covid-19, tindakan apa yang harus dilakukan jika terpapar Covid-19 dan bagaimana cara menjaga kesehatan di tengah pandemi.

“Tentu kami tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan saat melakukan social project tersebut,” imbuh mahasiswa asal Pontianak itu.

Selain melakukan social project ke lima panti asuhan, sebanyak 395 mahasiswa lain juga melaksanakan charity mandiri dengan membagikan sabun cuci tangan dan masker kepada masyarakat yang membutuhkan. Kedua kegiatan itu dilakukan serentak pada Sabtu (21/11/20).

“Karena tidak semua mahasiswa baru FKM mengikuti social project ke lima panti asuhan dan berdomisili di lima kota itu, maka mahasiswa lainnya melakukan charity secara mandiri,” jelas Rafael.

Sebagai penutup, Rafael berharap dengan adanya kegiatan itu mahasiswa dapat menumbuhkan rasa kemanusiaan, salah satu caranya adalah dengan saling berbagi terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dia juga berharap melalui bantuan yang diberikan, masyarakat dapat lebih waspada dalam menjalankan kegiatan di tengah pandemi.

“Kegiatan social project ini merupakan bentuk pengabdian kami sebagai mahasiswa kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (*)

Penulis: Dita Aulia Rahma

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu