Motivasi, Sikap, dan Pencapaian Mahasiswa dalam Wirausaha

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Timlo.Net

Kewirausahaan memiliki peran penting dalam perekonomian. Dewasa ini perkembangan kewirausahaan tidak lepas dari dukungan dan peran pemerintah yang bekerja sama dengan universitas yang ada di Indonesia. Pemberian dukungan Universitas Airlangga bersama dengan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) diharapkan tidak hanya menumbuhkembangkan jiwa wirausahawan pada kalangan mahasiswa saja, tetapi juga menyadarkan masyarakat akan pentingnya kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi pada sikap kewirausahaan mahasiswa, mengetahui hubungan motivasi dan sikap mahasiswa terhadap pencapaian wirausaha pada mahasiswa wirausaha Universitas Airlangga.

Memahami kelompok bisnis sehubungan dengan motivasi dan sikap mereka yang akan dihasilkan, pengetahuan seperti itu akan memungkinkan peningkatan strategi untuk mendorong seorang perilaku kerja dalam mendapatkan sebuah pelanggan terhadap produk yang ditawarkan. Secara keseluruhan dalam hal sikap terhadap tindakan penjualan merupakan satu-satunya motivasi yang telah muncul terkait dengan tujuan atau manfaat terhadap produk yang disediakan. Sehingga memunculkan sikap yang memicu pelanggan untuk membeli produk tersebut. Menurut Rasool & Winke, (2019) sikap adalah bagian dari motivasi awal seseorang dalam belajar, karena sikap seseorang terhadap tujuan dan penuturnya dapat mempengaruhi niat dalam pembelajaran mencapai tujuan, dan juga tindakan yang mengarah pada cara mempertahankan proses tersebut. Sangat penting untuk memahami apa yang dipikirkan individu tentang suatu perkembangan, dan bagaimana hal ini akan mempengaruhi sikap mereka terhadap tujuan yang telah mereka rancang dalam berwirausaha dan motivasi mereka untuk mempengaruhi sikap yang tepat dalam mencapai tujuan wirausaha tersebut. Karena sikap diasumsikan sebagai kekuatan pendorong yang terhubung dengan keinginan seseorang untuk berintegrasi.

Pengembangan niat wirausaha merupakan masalah penting jika kewirausahaan ingin memberikan solusi untuk masalah pengangguran. Dengan demikian, penting untuk membangun mekanisme dalam mengembangkan niat kewirausahaan salah satunya melalui sikap terhadap perilaku individu. Selanjutnya mempertimbangkan kewirausahaan adalah proses multistep yang dapat mengarah pada penciptaan bisnis dan keberhasilan wirausaha, niat adalah langkah pertama untuk dipertimbangkan. Niat untuk memulai bisnis baru tergantung pada sikap seseorang terhadap keinginan dan kelayakan seseorang untuk memulai wirausaha. Sedangkan sikap seseorang dibentuk oleh keingingan individu dan keyakinan mereka pada kemampuan untuk dapat mencapai keberhasilan wirausaha yang diinginkan. sikap berbeda dari sifat karena sifat evaluatif mereka terhadap target tertentu. Selanjutnya, sikap mempengaruhi niat individu dan secara simultan mempengaruhi perilaku. Itu artinya, sikap memiliki peran penting dalam menciptakan niat dan menjadi faktor penentu dalam membentuk perilaku dalam meraih pencapaian wirausaha.

Menurut Chatterjee et al., (2019) akan ada jumlah aktivitas kewirausahaan yang lebih besar secara proporsional dalam suatu masyarakat jika ada tingkat kebutuhan yang cukup tinggi untuk pencapaian dalam suatu masyarakat. Tingkat kebutuhan yang lebih tinggi dapat termotivasi dari individu untuk menetapkan tujuan, menggunakan keterampilan dan kemampuannya sendiri dalam berupaya mencapai pencapaian wirausaha yang sukses tersebut. Dalam konteks kesuksesan kewirausahaan, gagasan motivasi tampaknya sama pentingnya. Motivasi dapat disebut sebagai “berjuang untuk mencapai hasil terbaik yang memiliki standar kesempurnaan dan karenanya dapat menghasilkan keberhasilan atau kegagalan”. Motivasi dapat dikaitkan dengan preferensi untuk risiko, mengambil tanggung jawab pribadi untuk hasil, menggunakan umpan balik untuk memodifikasi kinerja, dan memiliki gaya ekspresif tersendiri. Sehingga keberhasilan suatu wirausaha yang dicapai dapat dipengaruhi oleh motivasi dalam meningkatkan usaha yang dilakukan.

Penelitian telah dilakukan pada mahasiswa wirausaha Universitas Airlangga, hasilnya menunjukkan motivasi mampu memengaruhi secara positif dan signifikan terhadap sikap, sikap dapat mepengaruhi secara positif dan signifikan terhadap pencapaian wirausaha, dan motivasi dapat mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap pencapaian wirausaha. Pengaruh tidak langsung dari variabel sikap, diketahui juga dapat mempengaruhi hubungan motivasi terhadap pencapaian wirausaha. Dengan demikian dikatan variabel motivasi memiliki peran sebagai partial mediation. Didukung penelitian dari Do & Dadvari, (2017) mengenai pentingnya elemen sikap kewirausahaan untuk memprediksi kecenderungan kewirausahaan, yang merupakan prediktor yang dapat diandalkan untuk tindakan yang semestinya terdapat pada unsur kewirausahaan. Sehingga prediktor variabel motivasi dan sikap pada penelitian ini diketahui dapat membantu dan dijadikan unsur penting terhadap keberhasilan dalam pencapaian wirausaha seorang yang sedang menjalankan usaha.

Dengan demikian penelitian ini menunjukkan mahasiswa wirausaha Universitas Airlangga memiliki tingkat Motivasi, Pencapaian Wirausaha, Sikap yang termasuk kategori sangat tinggi. Sehingga variabel tersebut dapat mempengaruhi satu sama lain dalam menciptakan atau meningkatkan pencapaian wirausaha. Pencapaian Wirausaha merupakan kesuksesan seorang mahasiswa Universitas Airlangga yang berwirausaha yang melakukan usaha dengan memanfaatkan peluang ekonomi, dalam proses tersebut menggunakan sumberdaya dan pengetahuan yang dimilikinya serta mempertimbangkan resiko-resiko terkait dengan pengetahuan manajerial dan kemampuan teknis yang diperoleh saat perkuliahan.

Hasil dari penelitian ini bisa dijadikan rekomendasi oleh stakeholder terkait mengenai pengaruh pengaruh motivasi terhadap sikap dan pencapaian wirausaha pada mahasiswa wirausaha Universitas Airlangga. Hal tersebut dapat mempengaruhi untuk lebih menumbuhkan motivasi mahasiswa untuk menjadi seorang wirausahawan, membuat mahasiswa menjadi lebih terdorong untuk berwirausaha, untuk meningkatkan sikap mahasiswa terhadap wirausaha, sehingga wirausahawan yang sukses tidak hanya harus mempunyai pengetahuan teknis tetapi juga harus mampu soft-skill yang baik, mampu bekerja sama dengan orang lain demi mencapai tujuanya.

Penulis: Prof. Dr. Anis Eliyana, S.E., M.Si.

Artikel selengkapnya dapat diunduh pada:

http://www.sysrevpharm.org/index.php?fulltxt=136327&fulltxtj=196&fulltxtp=196-1600512890.pdf

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu