Kompetisi Esai dan Podcast Nasional Meriahkan Airlangga Demography Festival 2020

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Peserta dan panitia ketika melakukan kegiatan grand final kompetisi esai Airlangga Demography Festival 2020 pada Sabtu (07/11/20). (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Airlangga Demography Festival merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kependudukan Universitas Airlangga (UNAIR) setiap tahunnya. Namun, pada tahun-tahun sebelumnya acara tersebut lebih dikenal dengan nama Gebyar Kependudukan Airlangga. Eunike Nila Arum Cendani, selaku penanggung jawab kegiatan lomba mengungkapkan, perubahan nama tersebut dilakukan karena panitia ingin memberikan sesuatu yang baru pada tahun 2020.

“Kami (panitia, Red) ingin memberikan sesuatu yang baru pada tahun 2020 ini, sehingga diputuskan nama kegiatan yang awalnya Gebyar Kependudukan Airlangga diubah menjadi  Airlangga Demography Festival atau bisa disingkat ADFest,” ucap mahasiswi yang akrab disapa Keken tersebut.

Lebih lanjut, Keken mengatakan bahwa salah satu rangkaian kegiatan yang ada pada Airlangga Demography Festival (ADFest) 2020 adalah kompetisi esai dan kompetisi podcast nasional. Kedua kompetisi tersebut mengusung tema yang sama yaitu Dinamika Kependudukan dan Pandemi Covid-19.

“Tema Dinamika Kependudukan dan Pandemi Covid-19 dipilih karena berkaitan dengan kondisi pandemi saat ini. Tentu kondisi tersebut akan berdampak pada bidang kependudukan, maka dari itu panitia memutuskan untuk mengusung tema tersebut,” tambah mahasiswi asal Fakultas Sains dan Teknologi itu.

Pada Sabtu (07/11/20), kegiatan grand final dari kompetisi esai telah dilaksanakan. Kondisi pandemi yang belum usai membuat seluruh rangkaian kegiatan harus dilakukan secara daring. Peserta kompetisi esai itu sendiri dikhususkan untuk kalangan mahasiswa, sedangkan kompetisi podcast dapat diikuti oleh siapapun karena memang dibuka untuk umum bagi masyarakat berusia 15-25 tahun.

“Satu-satunya kendala yang sering terjadi tentu saja berkaitan dengan jaringan internet karena memang kegiatan kompetisi tahun ini kan dilaksanakan secara online,” cerita Keken ketika diwawancarai pada Minggu (08/11/20).

Keken berharap dengan diselenggarakannya kedua kompetisi nasional tersebut dapat membantu masyarakat dalam memahami dinamika-dinamika kependudukan yang terjadi saat pandemi. Tidak hanya itu, dia juga berharap kompetisi tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat dalam mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

“Ke depannya, aku berharap agar kegiatan kompetisi nasional ini dapat berjalan lebih baik lagi dan lebih menjangkau masyarakat luas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” tutupnya. (*)

Penulis: Dita Aulia Rahma

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu