Virtual Class detik.com Paparkan Skill Seorang Sales

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Kris Aditya Hasibuan (Kris) selaku deputy head of sales detik.com saat memaparkan materi. (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS – Detik.com bekerja sama dengan Universitas Airlangga mengadakan acara bertajuk d’Youthizen Virtual Class. Kegiatan tersebut diadakan selama dua hari pada Jum’at (30/10/2020) dan Sabtu (31/10/2020). Pada hari pertama, Kris Aditya Hasibuan (Kris) selaku deputy head of sales detik.com memaparkan materi terkait “Improving your sales skill 101”.

Kris menjelaskan bahwa sales merupakan garda terdepan untuk membantu perusahaan mendapatkan penghasilan atau revenue. Untuk meningkatkan kemampuan dalam menawarkan barang, sales perlu memiliki dua jenis skill yaitu hard skill dan soft skill.

Hard skills yang perlu dimiliki oleh seorang sales di antaranya adalah product knowledge atau pengetahuan terkait produk yang ditawarkan; adapt with technologi atau beradaptasi dengan teknologi; presentasi; negosiasi; dan service atau layanan yang baik kepada klien.

“Ketika presentasi sales harus parcaya diri, menjelaskan dengan detail, terperinci, dan mengkomunikasikan dengan jelas,” ucap Kris.

Kemampuan negosiasi penting karena setelah klien tahu terkait barang atau jasa yang ditawarkan maka akan terjadi diskusi. Pada saat diskusi, sales harus menjadi pendengar yang baik agar mengetahui masalah yang dialami klien dan apa yang diinginkan oleh klien sehingga sales bisa memecahkan masalah tersebut dan membuat klien mau membeli produknya.

Kemudian, soft skills yang perlu dimiliki seorang sales antara lain adalah sifat optimism, kreatif, adaptif, kemampuan komunikasi atau public speaking, menjadi pendengar yang baik, kemampuan memecahkan masalah, kompetitif, kerja sama, disiplin, dan fokus pada target.

“Sales harus memiliki pemikiran yang kritis sehingga dapat melihat segala sesuatu menjadi peluang,” lanjut Kris.

Kris juga memapartakan enam tips untuk sales dalam menawarkan produk. Antara lain adalah perencanaan sales atau sales plan, mengetahui kebutuhan klien, memaparkan perbedaan produk dari produk pesaing lainnya, meyakinkan klien untuk membeli produk, tidak memaksa klien untuk membeli produk, dan memiliki pemikiran yang positif.

Menurut Kris, setiap menawarkan produk sales harus berpikiran positif. Bahkan ketika ditolak oleh klien, sales tidak perlu berkecil hati namun dapat berfikir bahwa dilain kesempatan klien akan membeli produk tersebut ketika klien tersebut membutuhkan.

Meskipun banyak tantangan yang harus dihadapi oleh sales, sales harus jeli dalam melihat berbagai kesempatan yang ada untuk mencapai target. Sales harus siap menghadapi penolakan, karena setiap penolakan akan membentuk mental klien menjadi lebih baik. “Jangan takut mencoba, jangan takut gagal, jangan takut ditolak,” ucap Kris.

Selain Kris, terdapat dua bintang tamu lain yang hadir pada acara d’Youthizen hari pertama. Yaitu Eka Gustiwana dan Stefan Pasaribu. (*)

Penulis : Galuh Mega Kurnia Editor : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu