Tim Pengabdian Masyarakat FKG UNAIR Dampingi Masyarakat Desa Candisari Cegah Transmisi COVID-19

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Potret Tim Pengabdian Masyarakat FKG UNAIR Dampingi Masyarakat Desa Candisari Cegah Transmisi COVID-19. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk mencegah transmisi COVID-19 pada masyarakat Desa Candisari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Program pengabdian masyarakat tersebut, telah dilaksanakan sejak April 2020.

Dr Pratiwi Soesilawati, drg.,MKes.,PA(K) atau Dokter Pratiwi, selaku pemimpin program menjelaskan bahwa program dilaksanakan sebagai upaya untuk menjaga Desa Candisari tetap menjadi zona hijau. Mengingat, sebelum dan saat program pemberdayaan dilakukan angka penderita COVID-19 di daerah tersebut adalah nol.

“Keadaan ini (zona hijau, red) patut dipertahankan mengingat Desa Candisari merupakan daerah yang berpotensi terpapar COVID-19 karena lokasi desa yang dekat dengan banyak pintu masuk dari berbagai wilayah,” jelas Dokter Pratiwi ketika dihubungi oleh UNAIR NEWS pada Rabu (3/11/2020).

Dokter Pratiwi melanjutkan, sebagian besar pekerja usia produktif dari Desa Candisari banyak yang bekerja di luar daerah. Sehingga, pekerja produktif tersebut berisiko menjadi carier virus SARS-Cov-2 dan menyebarkan COVID-19.

Program pengabdian masyarakat tersebut dilakukan dengan melalui pendampingan dan penyuluhan melalui penyampaian materi untuk meningkatkan pemahaman mengenai peningkatan daya tahan tubuh warga terhadap virus; penerapan physical distancing; disinfeksi diri, peralatan dan lingkungan; serta mengembangkan sistem rujukan bagi warga yang mengalami COVID-19.

Guna mendukung kegiatan penyuluhan tersebut, tim juga menyiapkan buku modul panduan sistem disinfeksi lingkungan dan pencegahan COVID-19. Selain buku modul, tim juga menyiapkan artikel ilmiah dan video pelaksanaan sistem disinfeksi lingkungan.

“Sebuah buku modul panduan system desinfeksi lingkungan dan pencegahan COVID 19 telah disusun pada kegiatan pengabdian ini,” terang Dokter Pratiwi.

Pratiwi berharap program pengabdian masyarakat tersebut dapat menghasilkan sinergi yang baik antara masyarakat dan akademisi untuk bersama menghadapi pandemi COVID-19. Khususnya antara FKG UNAIR dengan masyarakat Desa Candisari.

“Diharapkan kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu menghasilkan sinergi yang baik antara akademisi dan masyarakat untuk bersama menghadapi dan melalui pandemi COVID 19,” pungkasnya.

Penulis : Galuh Mega Kurnia

Editor : Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu