Pengaruh Daya Hambat Ekstrak Delima Merah terhadap Pertumbuhan Bakteri Gram Negatif

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Dokter Sehat

Fusobacterium nucleatum adalah bakteri gram negatif anaerobik yang berhubungan dengan halitosis karena dapat melepaskan sulfur. sistein dan metionin menjadi gas dengan aroma ammonia, hidrogen sulfida dan metil-merkaptan. Porphyromonas gingivalis adalah bakteri gram negatif anaerobik penyebab penyakit periodontal dan halitosis. terapi antibakteri yang telah digunakan saat ini menghasilkan efek samping tertentu.

Di sisi lain, penelitian sebelumnya mengemukakan bahwa flavonoid dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Buah delima diketahui mengandung flavonoid yang sangat efektif. Buah delima merah  diketahui mengandung polifenol (flavonoid dan turunannya, tanin dan ellagitannin) serta alkaloid. Oleh karena itu, buah delima merah diharapkan dapat digunakan sebagai anti bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penghambatan ekstrak buah delima merah terhadap pertumbuhan Fusobacterium nucleatum dan Porphyromonas gingivalis menggunakan metode discdiffusion (Bauer-Kirby). Cakram direndam dalam ekstrak buah delima merah pada konsentrasi 100%. 50%. 25%. 12,5% dan 6,25%. Klorheksidin 0,2% (kontrol positif) dan air suling steril (kontrol negatif) ditempatkan dalam cawan petri yang berisi media agar-agar dan diinokulasi dengan bakteri F. Nucleatum.

Cawan petri kemudian ditempatkan dalam desikator dan inkubator pada suhu 27o C selama 24 jam. Zona hambatan yang diperoleh kemudian diukur oleh tiga pengamat dan ukurannya dicatat dalam milimeter (mm). Terdapat zona hambatan di semua kelompok perlakuan. kecuali kelompok kontrol negatif. Ekstrak buah delima merah memiliki efek penghambatan terhadap pertumbuhan Fusobacterium nucleatum dan Porphyromonas gingivalis. Aktivitas penghambatan yang paling menonjol ditemukan pada ekstrak delima merah pada konsentrasi 100%.

Penulis: Dr Pratiwi Soesilawati, drg.,MKes.,PA(K)

Berikut link jurnal terkait tulisan di atas: https://www.sysrevpharm.org/fulltext/196-1594065393.pdf

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu