Hubungan Beban Kerja dan Stres Kerja dengan Kelelahan pada Dosen FKM UNAIR Surabaya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Tribunnews.com

Dosen berperan penting dalam Tri Dharma perguruan tinggi. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat merupakan beban kerja dalam aktivitas sehari-hari mereka. Beban yang melebihi kapasitas menyebabkan stres kerja. Tingginya beban dan stres kerja meningkatkan risiko munculnya kelelahan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan stres kerja dengan kelelahan dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya.

Jenis penelitian ini penelitian observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian sebesar 74 orang dosen yang aktif  dan sampel penelitian sejumlah 43 orang dosen FKM UNAIR Surabaya, dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan lotre. Pengambilan data menggunakan kuesioner berisi pernyataan beban kerja (NASA TLX), stres kerja dan kelelahan (IFRC). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman.

Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar dosen mengalami kelelahan sedang selama masa kerjanya. Hal ini ditunjukkan dengan adanya 24 orang dosen atau sekitar 55.8% dari 43 orang dosen mengalami kelelahan sedang, dan 19 orang dosen lainnya mengalami kelelahan ringan. Pada pengukuran beban kerja, terdapat 25 (58,1%)  responden  mendapatkan skor yang berada pada kategori beban kerja tinggi sekali (skor yang didapatkan antara 80 hingga 100), sebanyak 17 orang ( 39.5%) dengan skor 50 hingga 79 (beban kerja tinggi) dan 1 orang yang memiliki beban kerja agak tinggi dengan skor yang berada pada rentang antara 30 hingga 49. Hasil analisis korelasi menunjukkan   terdapat hubungan stres kerja dengan kelelahan dengan nilai sangat signifikan yaitu 0,000 dan nilai koefisien korelasinya sebesar 0,583 yang berarti hubungannya kuat dan searah.

Stres kerja dan kelelahan memiliki hubungan yang kuat, positif dan searah. Perlu upaya untuk meningkatkan kenyamanan kerja dan meminimialisir terjadinya stres kerja dengan memberian penghargaan pada dosen yang berprestasi dan mempertahankan komunikasi yang harmonis antar dosen. Dukungan atau apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dosen. Penghargaan tersebut dapat berupa memaksimalkan pengadaan remunerasi untuk dosen sesuai hasil evaluasi beban kerja.

Penulis: Noeroel Widajati

Informasi detail dari artikel ini dapat diakses pada laman berikut: https://medicopublication.com/index.php/ijfmt/article/view/10710

(The Correlation of Length of Work and Mental Workload with Work Stress at University Lecturers)

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu