Skoring Ekspresi Metallothienin (MT-3) sebagai Indikator Rasa Logam pada Tikus yang Diinduksi Doxorubicin dan Antioksidan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Medium.com

Kanker adalah salah satu penyakit yang mematikan di dunia. Pada tahun 2018, terdapat sekitar 9,6 juta orang meninggal akibat kanker, dengan kanker paru-paru, hati, perut, kolorektal, dan kanker payudara merupakan prevalensi kanker yang banyak terjadi. Secara nasional, di Indonesia pada tahun  2013 terdapat sekitar 1,4% atau perkiraan sekitar 347.792 orang yang terkena kanker. Daerah dengan jumlah pasien terbanyak adalah daerah Provinsi Jawa Timur, dengan jumlah pasien sekitar 61.230 orang.

Kemoterapi adalah salah satu prosedur perawatan umum untuk pasien kanker dan dasar dari kemoterapi adalah kemampuan obat secara spesial untuk merusak dan menghancurkan sel kanker. Obat ini juga bekerja dengan menurunkan atau menghentikan proses proliferasi sel kanker. Salah satu jenis obat kemoterapi dengan kategori broad-spectrum adalah doxorubicin. Doxorubicine adalah kelas antibiotik anthracycline yang secara luas digunakan sebagai perawatan terhadap berbagai macam kanker, seperti: leukimia akut, kanker payudara, kanker tulang, dan kanker ovarium. Cara bekerja Doxorubicine sebagai salah satu obat golongan sitotoksik adalah dengan memicu pembentukan  Reactive Oxygen Species (ROS) sehingga dengan adanya ROS akan merusak sel kanker, dan juga termasuk sel taste bud.

Taste buds yang rusak akibat pemakaian Doxorubicin akan berpengaruh terhadap proses indera pengecap rasa karena secara normal taste buds berhubungan dengan indera pengecapan yang selanjutnya berhubungan dengan saraf kranial ke VII, XI, dan X sebagai serat saraf sensori. Kerusakan taste buds yang berlebihakan menyebabkan munculnya rasa logam pada pasien kanker dengan menggunakan kemoterapi Doxorubicine. Sel taste buds yang dipapar oleh oksidan akibat kemoterapi akan menginduksi ekspresi Metallothionein 3 (MT-3) sebagai bentuk protein pertahanan melawan paparan terhadap oksidan.

Penelitian ini adalah jenis penelitian ekspeerimental yang menggunakan tikus galur wistar (rattus novergicus) dengan subjek adalah tikus wistar berjenis kelamin jantan dengan jumlah 27 tikus dengan berat antara 250-300 gram, dan berumur 3-4 bulan yang diperoleh dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Penelitian ini menggunakan tiga jenis kelompok, yaitu: kelompok kontrol, kelompok perlakuan 1 (diberi doxorubicine dan vitamin E), dan kelompok perlakuan 2 (diberi doxorubicine dan ekstrak kacang hijau). Setelah hari kelima, maka tikus dikorbankan untuik dilihat pada bagian lidah dengan melakukan analisis secara imunohistokimia. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji normalitas data One Sample Kolmogorov-Smirnov, uji Laven, dan ANOVA Oneway dengan nilai p<0,05. Hasil penelitian ini adalah ekspresi MT-3 meningkat bermakna antara grup kontrol, grup perlakuan 1 dan grup perlakuan 2  dengan nilai masing-masing pada kelompok kontrol ekspresi MT-3 bernilai 4,93, pada kelompok perlakuan 2 ekspresi MT-3 7,08; sedangkan pada kelompok perlakuan 1 ekspresi MT-3 9,95. Grup perlakuan 1 dan perlakuan 2 menunjukkan peningkatan ekspresi MT-3 dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adanya  peningkatan skor ekspresi MT-3 pada tikus yang diinduksi doxorubicin dan antioksidan vitamin E atau ekstrak kacang hijau dapat digunakan sebagai bahan untuk menetralisir rasa logam yang ditimbulkan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi.

Penulis: Prof. Dr. Jenny Sunariani, drg., MS., AIFM., PBO

Informasi lebih detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: https://www.researchgate.net/publication/342713521_Immunoreactive_Scoring_of_Metallothionein-3_MT-3_Expression_as_an_Indicator_of_Metallic_Taste_Rats_which_are_Induced_by_Doxorubicin_and_Antioxidant

Jenny Sunariani, Lutfi Malia Rossa, Yuliati Yuliati, Indeswati Diyatri, Wisnu Setyari Juliastuti, Aqsa Sjuhada Oki (2020). Immunoreactive Scoring of Metallothionein-3 (MT-3) Expression as an Indicator of Metallic Taste Rats which are Induced by Doxorubicin and Antioxidant. Indian Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences Vol. 16 No. 4, pp: 12-16

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu