Ikatan Alumni UNAIR Wilayah Malaysia Serahkan Donasi 500 Baju APD pada Rumah Sakit UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Gathering IKA UNAIR wilayah Malaysia melalui aplikasi video conference. (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS – Ikatan alumni Universitas Airlangga (UNAIR) di Malaysia mengadakan gathering pada Minggu (25/10/2020). Gathering dilakukan secara daring menggunakan aplikasi video conference. Gathering tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak selaku rektor UNAIR, Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, M.Si selaku wakil rektor I (Prof. Nyoman), Dr. Akmal Boedianto, S.H., M.Si (Akmal) selaku Ketua IKA UNAIR Pusat dan Lukman Ismail (Lukman) selaku ketua IKA UNAIR wilayah Malaysia.

Lukman selaku ketua IKA UNAIR wilayah Malaysia mengucapkan selamat kepada Prof.Nasih yang untuk kedua kalinya terpilih menjadi Rektor UNAIR serta mengucapkan selamat kepada jajaran rektorat dan dekanat yang menjabat untuk periode 2020-2025. Lukman juga mengucapkan bahwa IKA UNAIR wilayah Malaysia telah terbentuk sejak tahun 2017.

“Sejak terbentuk kami sudah mengumpulkan data-data alumni UNAIR yang berada di Malaysia dan hingga saat ini sudah terkumpul 100 orang dan tersebar di seluruh wilayah di Malaysia,” ucap Lukman.

Lukman melanjutkan, IKA UNAIR wilayah Malaysia juga telah membuka program donasi untuk penanganan COVID-19 kepada Rumah Sakit UNAIR. Hasil donasi yang terkumpul mencapai 25 ribu ringgit atau sekitar 90 juta rupiah.

“Alhamdulillah, hasil sumbangan tersebut kami belikan baju APD berjumlah sekitar 500 untuk keperluan petugas di Rumah Sakit UNAIR sepanjang pandemi COVID-19,” jelasnya.

Donasi tersebut juga merupakan bentuk terimakasih IKA UNAIR wilayah Malaysia kepada UNAIR untuk membalas jasa almamater. Lukman mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur dan alumni UNAIR yang ikut serta pada program tersebut.

“Kami selaku alumni senantiasa membantu pihak universitas untuk mencapai tujuan Universitas Airlangga,” paparnya.

Pada pertemuan tersebut Prof. Nasih menyampaikan bahwa UNAIR telah mengalami lompatan dalam lima tahun terakhir terkait posisi di tingkat dunia. Pada tahun 2020, UNAIR telah berada di posisi 521 top universitas di dunia dan top 20 universitas di Asia Tenggara. 

“Capaian ini juga menjadi hal yang patut kita syukuri dan informasikan kepada seluruh alumni di Malaysia. Dengan posisi yang baik, kebanggaan akan terus terbina sehingga silaturahmi, networking bisa kita jalani bersama-sama,” ucap Prof. Nasih.

Prof.Nasih juga berharap kedepannya UNAIR bisa masuk dalam 400 top universitas di dunia dan 15 top universitas di Asia Tenggara. Menurutnya, untuk mencapai posisi tersebut UNAIR membutuhkan peran bersama dengan alumni dan hubungan yang terus terbina. Tidak hanya hubungan atau silaturahmi orang ke orang, namun juga hubungan dengan universitas, organsasi, bisnis, atau pemerintahan.

“Ini sangat penting, bukan hanya personal yang menjadi pertimbangan utama tapi bagaimana peran kita dalam sebuah organisasi, bisnis, dan pemerintahan,” lanjut Prof.Nasih. 

Selain itu, Prof. Nasih juga mengingatkan bahwa UNAIR memiliki main value yaitu excellence with morality. Dari sisi penjaminan kualitas pengelolaan organisasi, UNAIR memiliki value BEST yaitu best on morality; excellence in academic, riset, and community development; strong academic culture; and target oriented. 

Pada sisi lain, kami ingin para ksatria Airlangga, lulusan UNAIR, dosen dan staff akademik memiliki karakter yang dibingkai dalam value HEBAT yaitu Humble, Excellence, Brave, Agile dan Transcendent” pungkas Prof. Nasih. 

Penulis : Galuh Mega Kurnia

Editor : Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu