Perkuat Sektor Maritim Indonesia melalui AMW 2020

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
SUASANA webinar FPK. (Foto: Istimewa)
SUASANA webinar FPK. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Airlangga Maritime Week 2020 merupakan kompetisi Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Nasional yang diadakan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga melalui Badan Eksekutif Mahasiswa FPK UNAIR. Kali ini pelaksanaannya digelar secara daring melalui Zoom Meeting, baik Technical Meeting, penilaian maupun Awarding.

Acara tahunan yang mengusung tema “Inovasi Pemuda dalam Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan Guna Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia” itu digelar selama tiga hari berturut-turut pada Jumat–Sabtu (23-25/10/2020).

Cindi Koes Farizky selaku Ketua Pelaksana AMW 2020 mengawali sambutan di Grand Final pada Sabtu (24/10/2020). Ia memaparkan ada 38 peserta yang lolos abstrak tingkat siswa SMA sederajat dan 42 peserta yang lolos abstrak mahasiswa nasional akan diseleksi 10 besar finalis.

Melalui AMW 2020, Cindi berharap peserta dapat menghasilkan ide kreatif dan inovatif, baik dalam hal research, teknologi tepat guna, maupun sumber daya manusia yang bersifat berkelanjutan. “Sehingga generasi penerus bangsa dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan negara,” ungkap mahasiswa Akuakultur 2018 FPK UNAIR tersebut.

Di sisi lain, Ahmad Jabal Maulidaya Sabah, selaku ketua BEM FPK UNAIR 2020, mengingatkan kepada Finalis untuk memaksimalkan presentasi dengan lancar sehingga mendapatkan hasil yang terbaik. “Orientasi pikiran jangan ke hasil, akan tetapi sebuah proses untuk hasil tersebut,” ucapnya.

Turut hadir Dekan FPK UNAIR Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D. untuk memberikan sambutan dalam AMW 2020. Mengawali sambutan, Prof. Amin menyampaikan dengan luasnya wilayah laut Indonesia 5.8 juta km2, sektor maritim mesti menjadi sektor strategis bagi Indonesia.

“Melalui AMW 2020 dapat menjadi peluang kita untuk lebih memprioritaskan pembangunan perikanan kelautan Indonesia sehingga memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan bangsa Indonesia,” tutur Prof. Amin

Dekan yang menempuh S3 di Nagasaki University itu mengingatkan 11 sektor maritim yang digulirkan Kementerian dan Kelautan Republik Indonesia yang dapat menjadi prioritas kegiatan, yakni perikanan tengkap, perikanan budidaya, industri pengolahan hasil perikanan, industri bioteknologi kelautan, pertambangan dan energi, pariwisata bahari, eksplorasi pemanfaatan hutan bakau, perhubungan laut, pengelolaan wilayah pulau-pulau kecil, industri dan jasa maritim serta sumber daya alam non konvensional.

“Saya harap melalui AMW 2020 muncul rasa cinta dan empati serta inspirasi terkait membangun sektor perikanan dan kelautan kepada generasi muda. Perlu Fokus, strategi dan langkah yang tepat guna membangun perikanan yang tepat kedepan,” Tutup Prof. Amin. (*)

Penulis: Dimar Herfano

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu