Kecenderungan Kasus Pneumonia, Gizi Buruk, dan Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Beritasatu.com

Pneumonia menjadi penyakit menular yang menyumbangkan kematian pada bayi dan balita. Pneumonia merupakan peradangan pada parenkim paru distal dari bronkiolus terminalis yang meliputi bronkiolus respiratorius dan alveoli sehingga menyebabkan gangguan pernafasan. Pencegahan dan penanggulangan dimasyarakat harus dilakukan dengan tepat. Faktor risiko dari pneumonia pada balita diantaranya adalah status imunisasi dan status gizi pada balita.

Penelitian dilakukan dengan menganalisis data sekunder, yaitu bersumber pada profil Kesehatan kabupaten Jombang. Data yang dianalisis meliputi data selama tiga tahun yaitu antara tahun 2015-2017 yang meliputi data tentang Kasus Pnemumonia, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap dan Kasus Gizi Buruk.  

Penemuan kasus pneumonia tinggi dengan mengindikasi wilayah rendah cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) dapat dilakukan. Imunisasi dapat mencegah penyakit yang memiliki komplikasi pneumonia.  Cakupan IDL di Kabupaten Jombang telah memenuhi target Renstra Kementrian Kesehatan tahun 2015-2019 sebanyak 80%, namun demikian kasus pneumonia tetap terjadi serta terus mengalami peningkatan selama tiga tahun tersebut. Kecenderungan kejadian pneumonia dengan cakupan IDL di Jombang pada tahun 2015-2017 menunjukkan peningkatan kasus pneumonia pada balita disertai dengan penurunan cakupan IDL. Kejadian ini terjadi di 19,04% kecamatan di Jombang tepatnya kecamatan Mojoagung, Sumobito, Ploso dan Plandaan. Gizi buruk menurut WHO mengacu pada kekurangan, kelebihan, atau ketidakseimbangan dalam asupan energi.

Di Kabupaten Jombang peningkatan pneumonia disertai dengan peningkatan kasus gizi buruk terjadi di 23,8% kecamatan yaitu Kecamatan Ngoro, Mojowarno, Bareng, Sumobito dan Plandaan pada tahun 2015-2017. Kekurangan gizi mempengaruhi defisiensi imun sekunder. Pencegahan dan pengendalian penyakit pneumonia dalam mencari sasaran wilayah  yang tinggi pneumonia maka akan ditemukan wilayah tinggi kasus kasus gizi buruk.

Penulis : Lucia Yovita Hendrati

Informasi lengkap dari artikel ini dapat diakses pada laman berikut: https://e-journal.unair.ac.id/AMNT/article/view/18022/0

Lia Dwi Lestari., Hendrati L.Y , 2020. Peta Distribusi Pneumonia menurut Kasus Gizi Buruk dan Cakupan Imunisasi Pada Balita Di Jombang Tahun 2015-2017. Amerta Nutrition,  2020, 4 (03), 231-238

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu