Kanker pada Anak: Bagaimanakah Kondisi Sebarannya?

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi kanker pada anak. (Sumber: Investor Daily)

Jumlah kanker anak meningkat prevalensinya di dunia selama dekade terakhir. Kanker pada anak-anak lebih cenderung dipicu oleh factor genetik dibandingkan dengan kanker pada orang dewasa. Peningkatan prevalensi kanker pada masa kanak-kanak dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti infeksi atau beberapa polutan lingkungan. Peningkatan prevalensi dibanding dekade sebelumnya juga didukung oleh kesadaran tenaga medis yang lebih tinggi pada kanker anak.

Diagnosis kanker merupakan diagnosis yang mengancam bagi anak dan keluarga. Meskipun anak sudah sembuh dari kanker, mereka masih tetap mempunyai resiko kekambuhan dan gangguan beberapa fungsi tubuh karena kanker. Perawatan jangka panjang untuk pasien kanker anak sangat dibutuhkan.  Prevalensi kanker anak secara global belum tersedia data dengan baik. Pada negara berpenghasilan rendah dan menengah, data anak yang menderita kanker tidak terregistrasi dengan baik. Kemudian, bagaimana data sebaran data kanker anak di Indonesia, khususnya di Surabaya?

Pentingnya Data Sebaran Kanker pada Anak.

Prevalensi kanker di Indonesia pada tahun 2013 sebesar 1,4: 1000 penduduk dan data untuk penderita kanker anak belum tersedia. Data epidemiologis tentang kanker anak sangat diperlukan sebagai dasar dalam penentuan perkiraan kebutuhan perawatan paliatif yang dilaksanakan melalui home care maupun di poli rawat jalan paliatif dan bebas nyeri. Selain itu, data demografis ini diperlukan untuk memperkirakan sejauh mana karakteristik populasi yang membutuhkan perawatan paliatif.

Data dasar tentang kanker anak juga diperlukan untuk memungkinkan identifikasi penyebab yang mungkin bisa dihindari serta informasi berkualitas tinggi tentang kejadian kanker diperlukan untuk proporsi representatif dari populasi global. Data dasar tersebut akan menjadi dasar bagi penentu kebijakan kesehatan, khususnya tentang kanker anak di masa yang akan datang sehingga diharapkan kualitas hidup anak dengan kanker dapat meningkat. Kanker sebagai salah satu kondisi yang membutuhkan perawatan paliatif pada anak saat ini belum banyak diteliti di Indonesia sehingga sangat dibutuhkan penelitian awal tentang data dasar perawatan paliatif pada kanker anak di RSUD Dr.Soetomo, Surabaya.  

Riset yang kami lakukan ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang dilakukan di Poli Paliatif RSUD Dr.Soetomo Surabaya. Data penelitian diambil dari rekam medis pasien anak yang dikonsulkan ke poli paliatif selama periode satu tahun pada tahun 2015. Data disajikan dengan statistik deskriptif.

Riset kami melibatkan 131 data pasien anak dengan kanker di Poli Paliatif RSUD Dr.Soetomo, Surabaya selama periode satu tahun yaitu pada tahun 2015. Pasien kanker anak yang menjalani perawatan di poli paliatif berasal dari ruang rawat inap anak dan dari pasien yang di rawat jalan di poli paliatif dan bebas nyeri RSUD Dr.Soetomo, Surabaya.

Gambaran distribusi usia anak yang dirawat di poli paliatif cukup bervariasi dengan sebaran paling banyak didominasi oleh anak berusia 6-10 tahun. Kelompok usia anak yang paling sedikit dirawat di poli paliatif adalah anak berusia 16-18 tahun. Distribusi jenis kelamin anak yang menderita kanker mayoritas adalah laki-laki dengan persentase sebesar 69 % dan perempuan sebesar 31 %. Jenis kanker yang paling banyak diderita oleh anak dan telah dirawat poli paliatif dan bebas nyeri RSUD Dr.Soetomo Surabaya adalah kanker darah (leukemia) dengan persentase sebesar 52% dari total anak yang menderita kanker. Jenis kanker yang paling jarang adalah retinoblastoma dan kanker kelenjar getah bening (limfoma maligna) dengan persentase 3%.

Pasien kanker anak yang dirawat di instalasi paliatif dan bebas nyeri RSUD Dr. Soetomo menunjukkan angka yang cukup besar. Proporsi terbanyak adalah kelompok usia 6-10 tahun dan 11-15 tahun dengan jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki. Proporsi terbanyak jenis kanker yang ada di instalasi paliatif dan bebas nyeri RSUD Dr.Soetomo adalah leukemia. Data riset ini dapat digunakan untuk menentukan kebijakan terapi dan kebutuhan terapi anak dengan kanker di instalasi paliatif dan bebas nyeri RSUD Dr.Soetomo, Surabaya. Dengan adanya kebijakan yang tepat dalam penanganan kasus kanker anak, diharapkan dapat berimplikasi terhadap peningkatan kualitas hidup anak di masa depan.

Penulis: Izzatul Fithriyah

Detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di

http://dx.doi.org/10.20473/jbe.V8I12020.65-71

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu