Gelar Kompetisi Desain Web SMA di Tengah Pandemi, HIMA Sistem Informasi Kenalkan Prodi ke Siswa

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana zoom meeting HIMASI Web Design Competition (Hiedescom). (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Tahun ini merupakan kali ketiga terselenggaranya HIMASI Web Design Competition (Hiedescom). Kegiatan tahunan itu rutin diadakan oleh Himpunan Mahasiswa D3 Sistem Informasi (HIMASI) Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR).

HIEDESCOM sendiri adalah ajang kompetisi desain web untuk pelajar tingkat SMA/SMK sederajat dengan skala Nasional. Selain untuk menyalurkan minat dan bakat siswa dalam bidang teknologi, kegiatan itu juga bertujuan menjadi media untuk mengenalkan Program Studi D3 Sistem Informasi.

Pada pelaksanaannya kali ini, tema yang diusung adalah “Develop Indonesian Industry Through New Normal”. Pada tahun-tahun sebelumnya, HIEDESCOM umumnya diselenggarakan di kampus C Universitas Airlangga. Namun, karena keadaan yang masih tidak memungkinkan bagi kita untuk menyelenggarakan acara di kampus karena pandemi Covid 19, maka kegiatan HIEDESCOM tahun ini terselenggara secara Online melalui platform Zoom Conference. HIEDESCOM ini juga diikuti oleh peserta yang tersebar dari banyak kota di Indonesia.

“Kegiatan ini adalah yang kedua kalinya diselenggarakan. Kami mengusung tema millenials karena sangat dekat dengan kita saat ini. Jadi, peserta dapat menuangkan idenya sekreatif mungkin,” ujar Raihan Abdul Qoshid selaku ketua pelaksana kegiatan.

Kegiatan itu dibuka oleh Endah Purwanti S.Si., M.Kom. selaku koordinator Program Studi D3 Sistem Informasi. Termasuk dihadiri oleh Fardan Syahrul Hikam yang merupakan ketua Hima D3 Sistem Informasi.

Setiap tim terdiri atas maksimal tiga orang. Terdapat sebanyak 25 peserta pada penyisihan tahap I. Seleksi lomba dilakukan oleh beberapa dosen prodi D3 Sistem Informasi. Tercatat, ada sepuluh tim yang lolos babak grand final, yakni SMKN 1 Subang, SMKN 64 Jakarta, SMKN 1 Purwosari, SMKN 22 Jakarta, SMKN 1 Cimahi, 3 tim dari SMK Pasundan Rancaekek dan 2 tim dari SMK Telkom Malang.

Uniknya, pada babak grand final, peserta hanya diberi waktu kurang lebih 24 jam untuk membuat desain web tahap II. “Peserta membuat dua desain web yang berbeda untuk tahap I maupun tahap II dan tentunya dengan tema yang berbeda juga,” kata Fardan.

Setelah melalui beberapa penilaian, juara pertama diraih oleh SMK Telkom Malang. Disusul SMK Negeri 1 Sabang, dan SMK Negeri 64 Jakarta di posisi ketiga.

Raihan berharap kegiatan tersebut dapat menampung ide, serta meningkatkan minat dan bakat siswa untuk tetap berkarya meski masih di dalam kondisi pandemi seperti ini. “Semoga pada tahun-tahun berikutnya kegiatan ini dapat tetap terlaksana dan terus berinovasi menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Penulis: Salsabila Ananda

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu