FST UNAIR Adakan Konferensi Internasional Hadapi Normal Baru

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Kegiatan konferensi internasional Sains dan Teknologi Menuju Era Normal Baru 2020 (ICOSTONE 2020) pada Selasa (20/10/20) yang diselenggarakan secara virtual melalui media Zoom dan YouTube. (Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Menghadapi era normal baru (new normal) banyak instansi pemerintah juga pendidikan berlomba-lomba menyiapkan diri. Persiapan yang dibutuhkan tidak hanya dalam menanggulangi pandemi Covid-19 melainkan aspek kehidupan yang terdampak.

Dari hal tersebut, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan konferensi Internasional Sains dan Teknologi Menuju Era Normal Baru 2020 (ICOSTONE 2020) pada Selasa dan Rabu (20-21/10/20). Konferensi yang diselenggarakan secara virtual melalui media Zoom dan YouTube tersebutdiikuti 250 peserta dari beberapa negara. Antara lain Indonesia, Malaysia, Pakistan, Filipina, Nigeria, Ethiopia, India, Myanmar, dan Bangladesh.

dg Dr. Nurina Fitriani Ketua Panitia ICOSTONE 2020 menyampaikan bahwa ICOSTONE 2020 merupakan konferensi pertama yang dilakukan FST. Diadakannya ICOSTONE 2020 bertujuan menyampaikan, berdiskusi, dan bertukar pikiran antara para peneliti, mahasiswa, aparatur pemerintah, dan industri yang memiliki pengetahuan multidisiplin yang berbeda, khususnya dalam menghadapi era normal baru.

Konferensi tersebut juga mengundang sejumlah keynote speaker yang memiliki berbagai gagasan tentang tren terkini di bidang ilmu fundamental, ilmu terapan, bisnis, dan manajemen. Para keynote speaker tersebut dibagi dalam dua hari. Pada hari pertama merupakan sesi pleno yang terdiri dari dua sesi keynote dan tiga sesi undangan, dan hari kedua diadakan kuliah tamu.

“Para keynote selain dari FST juga dari Malaysia, Bangladesh, Korea Selatan, Pakistan, dan Vietnam juga Spanyol,” tutur dosen Biologi tersebut.

Selain itu, dalam konferensi tersebut juga diadakan kompetisi poster dan juga jurnal ilmiah atau tesis yang sebelumnya telah ditentukan materinya oleh panitia. Dalam kompetisi jurnal ilmiah, peserta menyajikan presentasi singkat melalui video dalam waktu lima menit.

“Topik yang dilombakan sama dengan topik konferensi, yang merupakan tren saat ini di bidang ilmu fundamental, ilmu terapan, bisnis, dan manajemen. Peserta kompetisi ini adalah pelajar dari Indonesia, Malaysia, dan Bangladesh,” tambahnya.

Sebanyak 26 peserta mengikuti lomba poster dan 37 peserta mengikuti lomba tesis. Terdapat lima kategori pemenang untuk poster dan tiga kategori pemenang untuk 5 Minute Thesis dengan hadiah USD 100 untuk setiap pemenang dan hadiah lain untuk finalis. (*)

Penulis : Asthesia Dhea Cantika

Editor : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu