Produk Penghambat Alzheimer Mahasiswa UNAIR Raih Kompetisi Business Plan Nasional

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Lomba National Business Plan Competition 2020 yang diikuti oleh Ailiu Oktaviana Sumarno; Devi Murtianingsih; dan Tata Cahyani Ningtyas pada Minggu (4/10/2020) kemarin. (Foto : istimewa)

UNAIR NEWS – Kabar baik datang dari Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR). Minggu (4/10/2020) lalu, tiga mahasiswa Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis FV berhasil meraih Juara II dalam kompetisi National Business Plan Competition 2020 yang diadakan oleh Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Mereka adalah Ailiu Oktaviana Sumarno (2018); Devi Murtianingsih (2018); dan Tata Cahyani Ningtyas (2019).

Ailiu selaku ketua tim, menerangkan bahwa dia dan tim menggagas produk aromaterapi berbahan kombinasi cengkeh dan biji pepaya. Produk itu diberi nama Essential Oil Syzygium aromaticum dan Carrier Oil Carica papaya Pencegah Alzheimer atau disingkat OSCAR.

Dia melanjutkan, OSCAR mampu menghambat asetilkolinesterase penyebab Alzheimer. Selain itu, produk tersebut juga berperan sebagai antioksidan.

“Aromaterapi ini dapat diaplikasikan pada kulit secara langsung atau diteteskan pada aromaterapi diffuser agar kandungan minyak esensial lebih cepat diserap oleh jaringan tubuh,” jelasnya.

Inovasi itu tidak hanya menjadi kabar baik dalam upaya penurunan angka prevalensi penyakit Alzheimer. Tetapi juga menjadi angin segar bagi pekebun cengkeh dan papaya di Kecamatan Sawahan, Nganjuk untuk meningkatkan penghasilan yang sempat menurun akibat Pandemi Covid-19.

Ailiu mengatakan, dia dan tim tidak ragu untuk mengembangan produk tersebut ke tahap produksi. “Produk ini memang dibuat untuk bisnis, jadi kedepannya kami ingin memasarkannya agar lebih dikenal masyarakat agar perekonomian pekebun juga meningkatkan,” ujar dia.

Menurut mahasiswa angkatan 2018 itu, kompetisi kali ini sangat ketat. Sekitar 50 tim dari berbagai universitas di Indonesia bersaing untuk mengikuti tahap pengumpulan fullpaper. Selain itu, dewan juri yang dipilih merupakan ahli di bidang kewirausahaan.

Sebelumnya, tiga sekawan itu juga perah meraih Juara Harapan I pada gelaran Moment of Civil Engineering 2020 di Bengkulu pada (13-15/3/2020) lalu. “Kami sangat bersyukur karena ide bisnis ini bisa menjuarai lomba business plan tingkat nasional. Dewan juri bahkan tertarik untuk segera membelinya,” kata dia.

Ailiu berharap, produk bisnis tersebut dapat segera dipasarkan ke seluruh Indonesia untuk mencegah Alzheimer. Selain itu, dia juga berharap akan terus ada generasi baru yang melanjutkan estafet prestasi tersebut. “Pandemi tidak membatasi kita dalam berkarya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Erika Eight Novanty

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu