Distribusi Global dari Lymphatic Filariasis, 2000-2018: Analisis Geospasial

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Dnaindia.com

Lymphatic filariasis merupakan penyakit tropis terabaikan yang dapat menyebabkan kecacatan permanen melalui gangguan dari sistem limfatik. Penyakit ini disebabkan oleh cacing parasit filaria yang ditularkan oleh nyamuk. Pemberian obat antihelmintik direkomendasikan oleh WHO untuk menghilangkan lymphatic filariasis sebagai masalah kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan estimasi geospasial dari prevalensi global infeksi lymphatic filariasis dari waktu ke waktu, untuk mengukur kemajuan menuju eliminasi, dan untuk mengidentifikasi variasi geografis dari distribusi infeksi ini.

Dataset global disertai lokasi survei digunakan untuk memodelkan lymphatic filariasis pada 73 negara endemik dalam rentang waktu tahun 2000-2018. Kami menerapkan model geostatistik Bayesian dan metode time series untuk menghasilkan perkiraan spasial berkelanjutan dari prevalensi lymphatic filariasis global untuk semua usia dalam rentang tahun 2000-2018. Infeksi dipetakan pada resolusi 5 km² dan dikumpulkan untuk memperkirakan jumlah total orang yang terinfeksi.

Temuan kami menggunakan 14.927 titik data agar sesuai dengan model geospasial. Diperkirakan 199 juta total individu di seluruh dunia terinfeksi lymphatic filariasis pada tahun 2000, dengan jumlah total berkisar antara 3 juta di wilayah Amerika hingga 107 juta di wilayah Asia Tenggara. Pada 2018, diperkirakan 51 juta orang terinfeksi. Luas penurunan prevalensi lymphatic filariasis dapat diamati secara global, tetapi beberapa fokus area di Afrika dan Asia Tenggara tetap cenderung tidak mengalami penurunan. Meskipun prevalensi infeksi lymphatic filariasis telah menurun sejak tahun 2000, obat antihelmintik tetap diperlukan oleh sebagian besar populasi di Afrika dan Asia.

Penulis: Ninuk Hariyani, drg., M.Kes., MPH., PhD.

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: https://doi.org/10.1016/S2214-109X(20)30286-2

Cromwell EA, Schmidt CA, Kwong KT et.al.  The global distribution of lymphatic filariasis, 2000–18: a geospatial analysis. The Lancet global health, September 2020, Vol.8(9), pp.e1186-e1194.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu