Aksi Sosial BEM FV Beri Sembako ke Warga Hingga Perbaiki Taman Baca

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Pelaksanaan VOSPRO 2020 yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Vokasi UNAIR pada Sabtu (26/9/2020). (Foto : istimewa)

UNAIR NEWS – Sabtu pagi (26/9/2020) kemarin, dengan mengenakan masker, sejumlah warga berdatangan di Balai RW Desa Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Surabaya. Mereka antusias mengikuti kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Vokasi UNAIR. Mengenai pencegahan Covid-19 dan pentingnya literasi bagi anak-anak.

Pada pelaksanaannya kali ini, agenda pengabdian yang bertajuk Vocational Social Project (VOSPRO) itu mendapatkan antusias yang sangat besar dari warga. Menurut ketua pelaksana, A Endin Yoga Pradana, terdapat beberapa agenda kegiatan yang dilakukan. Di antaranya adalah sosialisasi online dengan fokus utama pada Pendidikan dan Kesehatan yang berlangsung di pesisir timur Surabaya.

“Sayang sekali, seharusnya ada sosialisasi dan pelatihan mengenai pengemasan produk untuk warga. Namun tidak jadi, karena ada beberapa kendala,” ujarnya.

Sebagai salah satu program kerja “Bina Desa”, aksi sosial itu bertujuan mengedukasi masyarakat. Utamanya dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung sebagai relawan VOSPRO diketahui memberikan bantuan materi kepada warga di pesisir Surabaya dan Sidoarjo. Tepatnya di Desa Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Surabaya dan Dusun Pucukan, Desa Gebang, sidoarjo.

“Kedua desa ini kami pilih karena tergolong kawasan yang tertinggal. Terlebih lagi tingkat kesadaran masarakat akan pentingnya menjaga hidup sehat di tengah pandemi masih sangat rendah,” tandas Endin.

Di Sidoarjo, kegiatan bakti sosial dilakukan dengan membuat cairan disinfektan untuk diberikan kepada warga, program penghijauan, hingga pasar murah. “Pasar murah kita adakan di Desa Pucukan, Sidoarjo. Sistemnya dengan menjual kupon 50 persen lebih murah dari pada harga asli,” ungkapnya.

Sedangkan di Surabaya, selain kegiatan sosialisasi, beberapa aksi sosial juga digiatkan. Mulai dari membuat tempat cuci tangan, perbaikan Taman Baca Masyarakat (TBM), hingga penyaluran bantuan 20 paket sembako ke warga. “Sembako berupa beras, minyak, dan gula ini kami bagikan secara gratis,” jelasnya.

Mahasiswa angkatan 2019 itu menyampaikan, dilakukan beberapa perbaikan di TBM Kenjeran. Diantaranya membuat rak buku baru, mengecat TBM bersama masyarakat, hingga memberi buku donasi. “Kami sangat senang dan bahagia, karena setelah acara kami tutup, anak-anak setempat langsung antusias membaca buku dari hasil donasi acara ini,” pungkas Endin.

Endin mengatakan, warga yang datang selama acara dibatasi. Seluruh pelaksanaan kegiatan juga mematuhi protokol kesehatan.

Hadir dalam acara tersebut, Huda selaku Ketua RW dan Roni selaku Ketua RT Desa Pucukan. Selain itu, Ketua RW Desa Kedung Cowek, Surabaya KH. Mukhlis juga turut hadir.

Di sisi lain, Dwi Wahyu Indiarti S. SI. PHD dan Dessy Harisanty S. SOS, MA hadir secara virtual melalui Zoom sebagai pemateri sosialisasi. Sementara itu, dari pihak universitas, Rifqi Abiyyu selaku Presiden BEM Fakultas Vokasi UNAIR dan Prof. Dr. H. Widi Hidayat, S.E., M.Si., Ak., CMA., CA. selaku Dekan Fakultas Vokasi UNAIR juga hadir memberikan sambutan secara daring.

Endin berharap, masyarakat setempat tergerak hatinya dan lebih giat mematuhi protokol kesehatan. Serta kesadaran masyarakat akan pentingnya minat baca pada anak meningkat. Terkahir, dia berpesan agar mahasiswa lebih peka dan mampu memberikan solusi praktis atas persoalan-persoalan masyarakat. (*)

Penulis: Erika Eight Novanty Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu