Pesan Pembina B-PHA untuk MABA 2020 dalam Opening Kaderisasi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Pelaksanaan Kegiatan Opening Kaderisasi. (Foto: Arsip B-PHA UNAIR)

UNAIR NEWS – Bulan September tahun ini, tahun ajan baru 2020/2021 telah dimulai. Sebagai Mahasiswa Baru (Maba), selain menjalani kuliah, mereka juga harus menjalankan serangkaian kaderisasi. Kegiatan tersebut bertujuan sebagai wadah adaptasi dan pengenalan mahasiswa terhadap kampus, fakuktas dan jurusannya. Yang tentu saja, di era pandemi, kegiatan tersebut hanya bisa dilakukan melalui room online.

Dari tahun ketahun, kaderisasi Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat (Prodi Kesmas) PSDKU bernama Basic Training of Public Health (B-ToPH) berada di naungan B-PHA, Hima Kesehatan Masyarakat PSDKU UNAIR. Kegiatan B-ToPH dan serangkaian kaderisasi lainnya telah resmi dibuka. Hal tersebut berlaku sejak adanya kegiatan Opening Kaderisasi yang dilaksanakan pada Senin malam, (14/09) melalui platform zoom.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Diansanto Prayoga, S.KM., M.Kes, dosen sekaligus pembina B-PHA 2020. Dalam sambutannya, Diansanto menyebutkan bahwa perlu penguatan persaudaraan didalam prodi Kesmas PSDKU UNAIR.

“Ketika anda berproses dalam Kesmas, anda harus kuat dan erat menjalin persaudaraan diantara kalian sesama prodi,” pesan dosen yang akrab di panggil Dian itu.

Dosen FKM asal Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan tersebut menuturkan bahwa banyak cara mencari pengalaman dalam kampus.

“Banyak cara, belajar organisasi bisa ikut B-PHA, ingin berlatih menulis proposal ilmiah bisa melalui PKM (Program Kreativitas Mahasiswa), ingin berwirausaha bisa melalui PMW (Program Mahasiswa Wirausaha),” tambahnya.

Menurut Arini Khoirunisa, ketua pelaksana B-ToPH 2020 mengatakan bahwa kegiatan sukses dilaksanakan meski sedikit terkendala pada sinyal dan sedikit kesalahan teknis. Tahun ini, jumlah Mahasiswa Baru (Maba) yang diterima pada Prodi Kesmas berjumlah 48 dengan mahasiswa laki-laki berjumlah 7.

“Maklum, FKM sudah dikenal sebagai prodi dengan peminat perempuan lebih banyak,” ujarnya saat dihubungi tim UNAIR NEWS pada Selasa (15/09).

Mahasiswa yang akrab dipanggil Arini tersebut berharap agar Maba dapat lebih berperpartisipasi secara aktif, menjalin relasi dengan kakak tingkatnya dan lebih mengenal angkatannya. Serta yang terpenting, Maba dapat menjalankan Kaderisasi dengan baik.

“Semoga mahasiswa baru bisa menjalankan kaderisasinya dengan baik lagi dan tidak bingung dengan alur kaderisasinya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rista Novianti

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu