Usung Pengaplikasian EBT di Desa Ko’ol, Mahasiswa Fisika Raih Juara II dalam Ajang Energy Challenge

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
M. Fajar Faliasthiunus P. bersama dengan Nur Aidatuzzhro dan M. Rizaldy Bin Nuryasin dalam pengumuman top 3 besar diajang yang diselenggarakan oleh Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan tajuk ESDM Challenge 2020 pada Senin, (17/08/20). (Foto: Asthesia Dhea)

UNAIR NEWS Kembali salah satu Ksatria Airlangga menorehkan prestasi dikanca nasional M. Fajar Faliasthiunus P.  bersama dengan Nur Aidatuzzhro dan M. Rizaldy Bin Nuryasin mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi Juara II pada ajang yang diselenggarakan oleh Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan tajuk ESDM Challenge 2020 yang diumumkan pada  (17/08/20).

Prestasi itu bermula atas keresahan yang ada tentang renewable energy society Airlanggaterhadap permasalahan daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang membentuk tekad membantu masyarakat dengan mengimplementasikan Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

“Pengimplementasian EBT dilakukan di daerah desa Ko’ol, kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Daerah tersebut dipilih karena memiliki potensi sumber EBT yang dapat dimanfaatkan. Ada pula pembuatan inovasi pompa air dan penerangan jalan raya,” jelasnya.

Dari masalah tersebut, Fajar sapaanya membuat gagasan implementasi EBT untuk membuat es kristal, pengeriangan ikan serta pompa air berbasis Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Bio-Hybird

“Program ini diharapkan meningkatkan produktivitas dan pendapatan ekonomi masyarakat setempat,” tuturnya.

Sementara itu, ia mengaku terdapat kesulitan yang didapat ketika di persiapan event. Menurut Fajar, event tersebut bertepatan dengan masa pandemi yang tak kunjung usai sehingga membuatnya sedikit susah dalam melakukan survey. Tetapi, baginya semua harus maksimal, semua tantangan harus diselesaikan dengan tuntas, apapun hasilnya.

Kedepannya, proyek tersebut akan segera direalisasikan dalam waktu dekat dan mengharapkan adanya beberapa bantuan dana untuk realisasi. Dengan kemenangan tersebut, Fajar berharap terdapat lebih banyak lagi proyek tentang EBT untuk membantu Indonesia mencapai target bauran energi terbarukan sebanyak 23 persen. (*)

Penulis: Asthesia Dhea C.

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu